Raih Golden Globe, 'Beth' Mau Lagi Main di Queen's Gambit

CNN Indonesia | Senin, 01/03/2021 13:55 WIB
Pemeran Beth di Queen's Gambit, Anya Taylor-Joy kegirangan memenangkan piala Golden Globe pertamanya berkat serial itu. Pemeran Beth di Queen's Gambit, Anya Taylor-Joy kegirangan memenangkan piala Golden Globe pertamanya berkat serial itu. (dok. Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --

Serial catur hit, The Queen's Gambit, membawa pulang dua piala Golden Globe 2021 dalam kategori Serial Terbatas Terbaik dan Aktris Serial Terbaik untuk bintang utamanya, Anya Taylor-Joy.

Itu menjadi penghargaan utama terkemuka yang diraih serial tersebut dan Taylor-Joy. Dalam pidato kemenangannya, Anya Taylor-Joy secara khusus berterima kasih kepada pencipta, sekaligus penulis dan sutradara Queen's Gambit Scott Frank.

"Scott Frank, astaga, saya mencintaimu. Terima kasih telah mengizinkan saya menjadi bagian dari perjalanan ini. Terima kasih telah mempercayai saya memerankan Beth," ucap Anya Taylor-Joy.


"Sungguh luar bisa banyak orang menyaksikan acara itu. Saya mau melanjutkan proyek ini lagi dan lagi. Saya banyak belajar dan saya sangat berterima kasih kepada penonton yang menyaksikan dan mendukung karakter tersebut," tuturnya.

Dilaporkan Variety, Anya Taylor-Joy merupakan aktris kulit berwarna pertama yang memenangkan kategori ini setelah Queen Latifah pada 2008.

Ia menjadi satu dari lima perempuan kulit berwarna yang memenangkan piala ini sejak 1982 setelah Epatha Merkerson, Halle Berry dan Alfre Woodard.

Tak hanya itu, aktris keturunan Argentina itu masuk dua nominasi dalam Golden Globe 2021. Ia masuk nominasi Aktris Serial Terbaik bersama Cate Blanchett (Mrs. America), Daisy Edgar-Jones (Normal People), Shira Haas (Unorthodox) dan Nicole Kidman (The Undoing).

Ia juga masuk nominasi Aktris Terbaik kategori Musikal atau Komedi dalam Golden Globes 2021 bersama Rosamund Pike (I Care a Lot), Maria Bakalova (Borat Subsequent Moviefilm), Kate Hudson (Music), serta Michelle Pfeiffer (French Exit).

The Queen's Gambit sempat memecahkan rekor dan menjadi serial terbatas Netflix yang paling banyak ditonton sepanjang sejarah layanan streaming tersebut.

Dirilis pada 23 Oktober lalu, The Queen's Gambit langsung mendapatkan respons positif dan hingga kini sudah ditonton oleh lebih dari 62 juta akun.

Namun, proses hitung Netflix berbeda dengan kalkulasi industri televisi pada umumnya. Netflix akan langsung menghitung satu penonton bahkan jika pengguna hanya menonton dua menit pertama.

[Gambas:Youtube]

Di sisi lain, The Queen's Gambit memang mendapatkan respons positif, tak hanya dari penonton, tapi juga kritikus. Rotten Tomatoes, misalnya, memberikan nilai akumulasi 100 persen.

Serial terbatas ini berkisah tentang Beth Harmon (Anya Taylor-Joy), anak yatim piatu yang tumbuh menjadi seorang pecatur hebat.

Semua bermula dari kehidupan Harmon di panti asuhan. Satu saat, ia bertemu dengan petugas sekolah yang memperkenalkannya pada permainan catur.

Di saat bersamaan, ia menyalahgunakan pil yang diberikan di panti asuhan. Dengan pil tersebut, Harmon dapat berimajinasi memainkan catur dari tempat tidurnya.

Sinopsis The Queen's Gambit bisa dibaca di sini. Sedangkan review The Queen's Gambit bisa dibaca di sini.

(chri/end)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK