Sinopsis The Queen's Gambit, Ambisi Beth Jadi Pecatur Terbaik

CNN Indonesia | Jumat, 13/11/2020 08:48 WIB
Nama Anya Taylor Joy kian melambung karena aktingnya sebagai Beth Harmon dalam serial Netflix, The Queen's Gambit. Berikut sinopsis The Queen's Gambit. Nama Anya Taylor Joy kian melambung karena aktingnya sebagai Beth Harmon dalam serial Netflix, The Queen's Gambit. (Arsip Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --

Nama Anya Taylor-Joy kian melambung karena aktingnya sebagai Beth Harmon dalam serial Netflix, The Queen's Gambit. Berikut sinopsis The Queen's Gambit yang berpusat pada kisah perjuangan menjadi pecatur terbaik.

The Queen's Gambit merupakan serial adaptasi dari novel bertajuk sama karya Walter Tevis. Novel itu pertama kali dirilis pada tahun 1983 dan dirilis ulang pada tahun 2003.

Novel tersebut mengisahkan seorang anak perempuan bernama Elizabeth Harmon yang tumbuh menjadi pemain catur andal di usia muda. Anak yatim piatu ini memulai belajar catur pada usia 8 tahun.


Dalam serial ini, karakter Beth Harmon diperankan oleh Anya Taylor-Joy yang sebelumnya membintangi serial Peaky Blinders.

Hubungan orang tua Beth tidak jelas setelah bercerai hingga akhirnya ia tinggal di sebuah panti asuhan.
Beth tumbuh menjadi sosok yang dingin, pendiam, cuek, dan ambisius.

Satu hari, Beth tanpa disengaja bertemu dengan dengan salah satu petugas panti asuhan bernama William Schaibel yang sedang bermain catur seorang diri. Ia penasaran dan mulai meminta Schaibel mengajarinya bermain catur.

Di saat bersamaan, Beth rutin menerima vitamin dan obat-obatan dari panti asuhan. Namun, ia menyalahgunakan salah satu obat penenang yang diberikan.

Saat diberikan obat penenang tersebut, Beth tak langsung memakannya. Ia mengumpulkan terlebih dulu pil hijau tersebut dan mengonsumsinya sekaligus pada satu malam.

[Gambas:Youtube]

Dengan demikian, ia dapat berimajinasi memainkan catur di dalam pikirannya. Beth pun berkembang menjadi pecatur andal. Saat berusia 8 tahun, Beth berhasil mengalahkan pecatur yang lebih tua dari dia, termasuk Schaibel.

Setelah diadopsi, Beth mulai mencoba ikut kompetisi. Menang pada percobaan pertama, ambisinya menjadi pecatur dunia juga kian membuncah. Ia selalu ingin menang pada setiap permainan.

Beth rela melakukan apa pun untuk mengalahkan semua lawannya, termasuk jika harus kehilangan kawannya. Ambisi besarnya hanya satu, menjadi juara dunia dengan mengalahkan jawara bertahan dari Rusia, Vasily Borgov.

(adp/has/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK