Gong Yoo Sempat Tolak Main di Seobok

CNN Indonesia | Selasa, 13/04/2021 18:15 WIB
Gong Yoo mengaku pernah menolak tawaran bermain di Seobok karena merasa film itu tak mudah dijalani lantaran mengisahkan hidup, mati, dan kloning. Gong Yoo mengaku pernah menolak tawaran bermain di Seobok karena merasa film itu tak mudah dijalani lantaran mengisahkan hidup, mati, dan kloning. (AFP PHOTO / Valery HACHE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gong Yoo mengaku pernah menolak tawaran bermain di Seobok karena merasa film itu tak mudah dijalani lantaran mengisahkan hidup, mati, dan kloning.

"Saya pernah satu kali menolak tawaran membintangi film ini. Saya benar-benar berpikir dan memutuskan cerita itu terlalu besar untuk saya gambarkan," ungkap Gong Yoo.

"Tapi saya dihubungi sekali lagi dan bertemu dengan Sutradara Lee Yong-joo untuk mendengar detailnya," ucapnya seperti dilansir Newsen via Naver.


Setelah berbicara lebih banyak dengan Sutradara Lee Yong-joo, ia pun akhirnya bergabung dalam film tersebut dan beradu akting dengan Park Bo-gum.

Di sisi lain, Seobok akan menjadi film pertama Gong Yoo yang menampilkan dirinya berbicara kasar. Menurutnya, hal itu memberikan sensasi baru dalam sebuah proyek sebab selama ini ia memerankan karakter pria baik-baik.

"Sungguh menyegarkan. Sangat enak bisa berbicara kasar. Orang-orang biasanya berbicara kasar saat situasi terdesak. Jadi itu sangat menyegarkan karena rasanya segala larangan telah hilang," tuturnya.

Dalam Seobok, Gong Yoo berperan sebagai Ki-heon, mantan agen intelijen yang memiliki misi terakhir memastikan pengangkutan manusia buatan pertama berjalan aman. Park Bo-gum berperan sebagai manusia buatan pertama yang bernama Seobok.

Sebagai manusia buatan dari sel induk dan rekayasa genetik, Seo Bok memiliki kekuatan dan abadi. Ia masuk dalam bahaya ketika beberapa kekuatan ingin menguasai tubuhnya.

Seobok merupakan salah satu film blockbuster Korea Selatan yang dinantikan sejak 2020. Film fiksi ilmiah itu mengisahkan manusia kloning pertama yang menjadi banyak pertanyaan.

Seobok juga menjadi film yang ditulis dan diarahkan Sutradara Lee Yong-joo dalam sembilan tahun terakhir. Sebelumnya, ia menulis dan mengarahkan Architecture 101 yang termasuk film romantis terlaris sepanjang masa di Korea.

CJ ENM berencana merilis film senilai 16 miliar won itu pada 2020. Namun, rencana itu tak bisa dilaksanakan karena pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini.

Penggemar di Indonesia bisa menyaksikan Seobok di bioskop mulai 15 April 2021.

[Gambas:Youtube]



(chri/end)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK