Agensi Bantah Rumor Kekerasan Seo Yea-ji di Sekolah

CNN Indonesia | Rabu, 14/04/2021 04:01 WIB
Agensi membantah Seo Yea-ji melakukan kekerasan di sekolah, setelah disebut jadi dalang sikap kasar Kim Jung-hyun ke Seohyun SNSD pada 2018. Agensi membantah Seo Yea-ji melakukan kekerasan di sekolah, setelah sebelumnya disebut jadi dalang sikap kasar Kim Jung-hyun ke Seohyun SNSD pada 2018. (dok. Gold Medalist)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gold Medalist membantah Seo Yea-ji melakukan kekerasan di sekolah. Rumor itu datang setelah Seo Yea-ji disebut-sebut sebagai dalang di balik perlakuan kasar Kim Jung-hyun kepada Seohyun SNSD di drama Time pada 2018.

"Terkait isu kekerasan di sekolah yang muncul belakangan ini, kami memberi tahu kalau itu adalah kabar bohong," kata Gold Medalist seperti dilansir Star News via Naver.

Tak lama setelah beredar kabar Seo Yea-ji melarang Kim Jung-hyun melakukan kontak fisik dengan lawan mainnya di Time, Seohyun SNSD, turut muncul kabar bahwa aktris kelahiran 1990 itu merupakan anggota geng perundungan di sekolah.


Warganet yang mengaku sebagai teman SMP Seo Yea-ji mengklaim hal tersebut. Namun, klaim itu tak terlalu mendapat perhatian publik dan menghilang begitu saja.

Begitu pula dengan kabar Seo Yea-ji yang pernah tinggal di Spanyol untuk kuliah di sana.

"Kami juga mendapat banyak pertanyaan terkait pendidikan Seo Yea-ji sehingga ini menjadi kesempatan memperjelas hal itu. Seo Yea-ji telah diterima di Complutense University of Madrid. Tapi setelah memulai aktivitas di Korea, dia tidak bisa kuliah secara normal," tuturnya.

Bantahan itu juga diberikan bersamaan dengan tanggapan terkait isu sikap dingin Kim Jung-hyun kepada Seohyun SNSD. Mereka menyatakan hal itu tidak disebabkan sang aktris.

"Kami menerima konfirmasi yang jelas bahwa kontroversi terkait drama tersebut bukan karena Seo Yea-ji," ucap Gold Medalist.

Mereka menyatakan Kim Jung-hyun juga akan merilis pernyataan sendiri terkait rumor tersebut. Namun, Kim Jung-hyun disebut memerlukan waktu sebelum memberikan pernyataan resmi mengenai hal itu.

Oleh sebab itu, Gold Medalist memilih untuk merilis pernyataan terlebih dahulu. Mereka pun meminta maaf karena tak langsung memberikan pernyataan lebih cepat.

"Secara logika sulit untuk menerima bahwa kontroversi itu terjadi karena aktor laki-laki bertindak seperti yang diminta orang lain tanpa keinginannya sendiri. Secara realistis tidak mungkin seorang aktor dapat bertindak dan berpartisipasi dalam pembuatan film tanpa kemauan sendiri."

Pada akhirnya, mereka meminta maaf atas kontroversi yang terjadi dalam beberapa hari belakangan ini.

(chri/end)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK