Rekomendasi Film Indonesia untuk Lebaran 2021 di Rumah
CNN Indonesia
Jumat, 14 Mei 2021 13:20 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Mudik adalah salah satu nominasi film terbaik di ajang Piala Citra 2020. (dok. Lifelike Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pada momen lebaran tahun ini, kali kedua kegiatan mudik dilarang dan sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran Covid-19 ke keluarga tersayang di kampung.
Meski begitu, sejumlah film Indonesia di berbagai layanan streaming bisa dipilih untuk menemani kebersamaan dengan keluarga, mulai dari drama hingga komedi.
Berikut daftarrekomendasi film Indonesia untuk menemani lebaran Anda tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mudik
Mudik adalah salah satu nominasi film terbaik di ajang Piala Citra 2020. Film ini mengisahkan Aida yang sedang memiliki konflik dalam rumah tangganya. Permasalahan itu terbawa saat ia dan Firman, suaminya, memutuskan mudik ke kampung halamannya.
Dalam perjalanan tersebut, dingin hubungan pernikahan mereka terlihat hingga kecelakaan terjadi dan merenggut nyawa satu laki-laki.
Saat proses menghadapi kejadian tidak terduga ini, Aida dipaksa untuk mengambil keputusan yang bisa mengubah masa depan hidupnya.
Film untuk dewasa ini bisa disaksikan di Mola TV. Sinopsis film Mudik bisa diklik di sini, sedangkan untuk review film Mudik ada di sini.
Sejuta Sayang Untuknya mengisahkan perjuangan Aktor Sagala (Deddy Mizwar) untuk memenuhi kebutuhan anak semata wayangnya, Gina (Syifa Hadju), di tengah situasi ekonomi yang sulit dan pergolakan batin antara idealisme juga realitas.
Permasalahan bermula ketika Gina yang sudah duduk di kelas XII alias 3 SMA membutuhkan ponsel pintar untuk bisa melaksanakan uji coba ujian yang berlangsung secara daring.
Gina yang mengetahui kondisi keuangan keluarganya, semula tak ingin makin membebani ayahnya yang hanya bekerja sebagai aktor figuran. Bahkan ia rela mendapatkan nilai ujian rendah agar tak bisa kuliah sehingga tidak semakin membebani ayahnya.
Bidadari Mencari Sayap mengisahkan kehidupan rumah tangga beda agama yang dijalani oleh Angela Tan yang merupakan perempuan keturunan Tionghoa dengan Reza, pria muslim keturunan Arab.
Perbedaan yang mencolok antar keduanya kerap jadi bahan perdebatan, mulai dari urusan agama hingga masalah budaya mereka yang saling tidak menyukai satu sama lain. Meski begitu, atas nama cinta dan kasih sayang, mereka masih berusaha bersama.
Hingga suatu kali, ujian lebih besar melanda pasangan ini dan membuat perdebatan bukan hanya masalah agama juga budaya, melainkan juga harga diri dan membuat cinta keduanya dipertanyakan.
Layla Majnun mengisahkan perjalanan cinta seorang guru sekaligus penulis novel, Layla (Acha Septriasa), yang dihadapkan pada pilihan: memenuhi janjinya kepada seorang calon bupati bernama Ibnu (Baim Wong), atau mengejar cintanya dengan seorang pria Azerbaijan bernama Samir (Reza Rahadian).
Layla harus membuat keputusan pelik antara panggilan nurani, cinta sesuai dengan pemahamannya, atau keselamatan juga nama baik keluarganya. Dalam perjalanannya, kisah Layla banyak berlatarkan tragedi legenda Layla Majnun dan keindahan Azerbaijan.
Perjalanan Fahri sebagai seorang pelajar Indonesia di Mesir berubah drastis ketika ia dihadapkan pilihan akan dua cinta dan memaksanya dalam hal yang paling membuat ia tidak antusias: menikah.
Sosok Fahri yang sederhana dan taat beribadah membuat tetangganya, Maria yang beragama Kristen Koptik, tertarik. Diam-diam ia mengagumi Fahri dan mendorongnya untuk mempelajari Islam. Namun Maria hanya menyimpan rasa itu dalam hati.
Hal yang sama terjadi dengan Aisha, perempuan yang tak sengaja bertemu Fahri namun berhasil membuat pria itu luluh. Cinta keduanya kemudian menghadapi berbagai tantangan dan ujian, termasuk kehadiran perempuan lain.
Pretty Boys merupakan film debut solois Tompi sebagai sutradara. Film yang dibintangi duo Desta dan Vincent ini menceritakan dunia di belakang layar pertelevisian Indonesia yang tak banyak diketahui masyarakat.
Kisah bermula ketika Rahmat dan Anugerah yang telah bersahabat sedari kecil sama-sama ingin terkenal. Namun keinginan itu dilarang oleh sang ayah yang karena berpendapat dunia hiburan penuh cerita kelam.
Namun, larangan itu diabaikan Rahmat dan Anugerah. Mereka pun kabur dari rumah dan mengadu nasib ke Jakarta.
Kehidupan di Jakarta tak seindah yang mereka bayangkan. Mereka malah menjadi koki dan pelayan restoran. Hingga akhirnya bertemu dengan Asty (Danilla) yang selalu ada bagi Anugerah dan mendukungnya.
Pada suatu hari, Anugerah dan Rahmat menjadi penonton bayaran acara bincang bincang. Momen itu yang kemudian menjadi pintu pembuka bagi mereka mencapai mimpi.
Film ini salah satu produksi lokal yang menarik perhatian sejak Ramadan. Dibintangi oleh Joe Taslim dan Bunga Citra Lestari, Surat Kecil untuk Tuhan mengisahkan kehidupan kakak beradik yatim piatu, Anton dan Angel.
Di usianya yang masih anak-anak, keduanya harus merasakan hidup diperbudak untuk menjadi mesin uang tanpa kenal waktu oleh sindikat kejahatan anak. Namun suatu kali, kakak-beradik ini harus terpisahkan.
Demi masa depan yang lebih baik, Benny (Benyamin Sueb) merantau ke kota untuk mengadu nasib. Sayang, nasib sial datang kepadanya lebih dulu. Benny kalah main judi hingga uangnya nyaris ludes.
Dengan sisa uang yang dimiliki, ia bertekad menggandakan pakai cara apapun. Ia pun mulai berjualan obat palsu. Tapi usaha itu gagal karena ia ribut dengan teman-temannya kala uang terkumpul.
Kejadian itu pun membawa Benny ke nasib sial yang lain: berhadapan dengan kepolisian dan beragam kesialan lain yang ia terima kala merantau di kota.
Film legendaris dari Benyamin ini bisa disaksikan di Klik Film.
Pada momen lebaran tahun ini, kali kedua kegiatan mudik dilarang dan sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran Covid-19 ke keluarga tersayang di kampung.
Meski begitu, sejumlah film Indonesia di berbagai layanan streaming bisa dipilih untuk menemani kebersamaan dengan keluarga, mulai dari drama hingga komedi.
Berikut daftarrekomendasi film Indonesia untuk menemani lebaran Anda tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mudik
Mudik adalah salah satu nominasi film terbaik di ajang Piala Citra 2020. Film ini mengisahkan Aida yang sedang memiliki konflik dalam rumah tangganya. Permasalahan itu terbawa saat ia dan Firman, suaminya, memutuskan mudik ke kampung halamannya.
Dalam perjalanan tersebut, dingin hubungan pernikahan mereka terlihat hingga kecelakaan terjadi dan merenggut nyawa satu laki-laki.
Saat proses menghadapi kejadian tidak terduga ini, Aida dipaksa untuk mengambil keputusan yang bisa mengubah masa depan hidupnya.
Film untuk dewasa ini bisa disaksikan di Mola TV. Sinopsis film Mudik bisa diklik di sini, sedangkan untuk review film Mudik ada di sini.
Sejuta Sayang Untuknya mengisahkan perjuangan Aktor Sagala (Deddy Mizwar) untuk memenuhi kebutuhan anak semata wayangnya, Gina (Syifa Hadju), di tengah situasi ekonomi yang sulit dan pergolakan batin antara idealisme juga realitas.
Permasalahan bermula ketika Gina yang sudah duduk di kelas XII alias 3 SMA membutuhkan ponsel pintar untuk bisa melaksanakan uji coba ujian yang berlangsung secara daring.
Gina yang mengetahui kondisi keuangan keluarganya, semula tak ingin makin membebani ayahnya yang hanya bekerja sebagai aktor figuran. Bahkan ia rela mendapatkan nilai ujian rendah agar tak bisa kuliah sehingga tidak semakin membebani ayahnya.
Bidadari Mencari Sayap mengisahkan kehidupan rumah tangga beda agama yang dijalani oleh Angela Tan yang merupakan perempuan keturunan Tionghoa dengan Reza, pria muslim keturunan Arab.
Perbedaan yang mencolok antar keduanya kerap jadi bahan perdebatan, mulai dari urusan agama hingga masalah budaya mereka yang saling tidak menyukai satu sama lain. Meski begitu, atas nama cinta dan kasih sayang, mereka masih berusaha bersama.
Hingga suatu kali, ujian lebih besar melanda pasangan ini dan membuat perdebatan bukan hanya masalah agama juga budaya, melainkan juga harga diri dan membuat cinta keduanya dipertanyakan.
Layla Majnun mengisahkan perjalanan cinta seorang guru sekaligus penulis novel, Layla (Acha Septriasa), yang dihadapkan pada pilihan: memenuhi janjinya kepada seorang calon bupati bernama Ibnu (Baim Wong), atau mengejar cintanya dengan seorang pria Azerbaijan bernama Samir (Reza Rahadian).
Layla harus membuat keputusan pelik antara panggilan nurani, cinta sesuai dengan pemahamannya, atau keselamatan juga nama baik keluarganya. Dalam perjalanannya, kisah Layla banyak berlatarkan tragedi legenda Layla Majnun dan keindahan Azerbaijan.
Rekomendasi Film Indonesia Lebaran: Benyamin Tukang Ngibul
Benyamin Sueb. (Courtesy of Falcon Pictures)
Ayat-ayat Cinta
Perjalanan Fahri sebagai seorang pelajar Indonesia di Mesir berubah drastis ketika ia dihadapkan pilihan akan dua cinta dan memaksanya dalam hal yang paling membuat ia tidak antusias: menikah.
Sosok Fahri yang sederhana dan taat beribadah membuat tetangganya, Maria yang beragama Kristen Koptik, tertarik. Diam-diam ia mengagumi Fahri dan mendorongnya untuk mempelajari Islam. Namun Maria hanya menyimpan rasa itu dalam hati.
Hal yang sama terjadi dengan Aisha, perempuan yang tak sengaja bertemu Fahri namun berhasil membuat pria itu luluh. Cinta keduanya kemudian menghadapi berbagai tantangan dan ujian, termasuk kehadiran perempuan lain.
Pretty Boys merupakan film debut solois Tompi sebagai sutradara. Film yang dibintangi duo Desta dan Vincent ini menceritakan dunia di belakang layar pertelevisian Indonesia yang tak banyak diketahui masyarakat.
Kisah bermula ketika Rahmat dan Anugerah yang telah bersahabat sedari kecil sama-sama ingin terkenal. Namun keinginan itu dilarang oleh sang ayah yang karena berpendapat dunia hiburan penuh cerita kelam.
Namun, larangan itu diabaikan Rahmat dan Anugerah. Mereka pun kabur dari rumah dan mengadu nasib ke Jakarta.
Kehidupan di Jakarta tak seindah yang mereka bayangkan. Mereka malah menjadi koki dan pelayan restoran. Hingga akhirnya bertemu dengan Asty (Danilla) yang selalu ada bagi Anugerah dan mendukungnya.
Pada suatu hari, Anugerah dan Rahmat menjadi penonton bayaran acara bincang bincang. Momen itu yang kemudian menjadi pintu pembuka bagi mereka mencapai mimpi.
Film ini salah satu produksi lokal yang menarik perhatian sejak Ramadan. Dibintangi oleh Joe Taslim dan Bunga Citra Lestari, Surat Kecil untuk Tuhan mengisahkan kehidupan kakak beradik yatim piatu, Anton dan Angel.
Di usianya yang masih anak-anak, keduanya harus merasakan hidup diperbudak untuk menjadi mesin uang tanpa kenal waktu oleh sindikat kejahatan anak. Namun suatu kali, kakak-beradik ini harus terpisahkan.
Demi masa depan yang lebih baik, Benny (Benyamin Sueb) merantau ke kota untuk mengadu nasib. Sayang, nasib sial datang kepadanya lebih dulu. Benny kalah main judi hingga uangnya nyaris ludes.
Dengan sisa uang yang dimiliki, ia bertekad menggandakan pakai cara apapun. Ia pun mulai berjualan obat palsu. Tapi usaha itu gagal karena ia ribut dengan teman-temannya kala uang terkumpul.
Kejadian itu pun membawa Benny ke nasib sial yang lain: berhadapan dengan kepolisian dan beragam kesialan lain yang ia terima kala merantau di kota.
Film legendaris dari Benyamin ini bisa disaksikan di Klik Film.