Raffi Ahmad Ungkap Kenangan Konyol Digerebek BNN

tim, CNN Indonesia | Senin, 02/08/2021 16:13 WIB
Selebritas Raffi Ahmad mengungkap kenangan konyol ketika ia digerebek Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 2013 silam. Raffi Ahmad ungkap pengalaman pernah digerebek BNN. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Selebritas Raffi Ahmad mengungkap kenangan konyol ketika ia digerebek Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 2013 silam. Kenangan itu ceritakan saat menjadi tamu dalam kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo.

Suami Nagita Slavina ini mengaku ia memang nakal pada tahun 2013. Saat itu Raffi mengkonsumsi obat kuat penambah energi, bukan mengkonsumsi ganja meski barang itu ada di rumahnya.

"Tapi memang ternyata obat itu enggak boleh, melanggarlah. Tapi enggak ada di Undang-Undang, cuma waktu itu belum ada undang-undangnya," kata Raffi mengingat masa lalunya.


Ia kemudian menjelaskan bahwa rumahnya yang terletak di Lebak Bulus seperti rumah bujangan. Rumah itu selalu ramai meski Raffi pergi syuting, ada yang mengkonsumsi minuman keras ada pula yang main game.

Rumah itu, kata Raffi, sangat terbuka bagi semua orang. Sampai akhirnya ada sejumlah orang tak dikenal yang datang ke rumahnya ketika ia sedang memutar musik dengan suara yang agak keras.

Alih-alih bertanya, Raffi malah mengajak orang-orang tersebut untuk masuk dan ikut berpesta di dalam. Orang itu kemudian menunjukkan layar ponsel bergambar BNN yang menandakan mereka merupakan anggota lembaga itu.

"Yang lucu Irwansyah. Jadi di dalam sudah diperiksa polisi kan. Jam 04.00 WIB jam 05.00 WIB mungkin udah mulai jam 05.30 WIB, jam 06.00 WIB pagi lah, Irwansyah sama Zaskia Sungkar datang, emang pagi biasa dia... dekat rumah gue itu ada bubur," kata Raffi.

Irwansyah dan Zaskia kemudian datang ke rumah Raffi yang tak jauh dari penjual bubur. Ia merasa kesal dan sempat adu mulut dengan anggota BNN berpakaian preman yang berjaga di depan rumah Raffi.

"Masuklah Irwan, pas masuk di depan pintu, kita kan lagi pada gini (nunduk),(anggota BNN menodongkan senjata api dan berkata), 'heh kamu, sini turun'. Irwansyah ikut, tiga hari dia diperiksa," kata Raffi sembari tertawa.

Raffi menjelaskan kejadian itu menjadi pelajaran yang berharga baginya. Ia merasa dulu tidak pernah takut sehingga berani melakukan apa pun, bahkan ia merasa beruntung karena obat yang dia konsumsi sebenarnya tidak boleh.

Ia kemudian berandai bisa saja ditangkap terkait obat terlarang di kemudian hari bila tidak pernah mengalami kejadian itu. Penangkapan itu membuatnya menjadi lebih hati-hati dan menghargai orang tua.

(bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK