Dinar Candy Minta Maaf, Akui Stres Karena Tak 'Nge-DJ'

CNN Indonesia | Jumat, 06/08/2021 22:11 WIB
Dinar Candy mengaku meminta maaf dan menyesali perbuatannya berbikini di tepi jalan raya serta tak menyadari itu berkonsekuensi hukum. DJ Dinar Candy mengaku menyesal atas aksi berbikini di tepi jalan. (Foto: Detikcom/Noel)
Jakarta, CNN Indonesia --

DJ Dinar Candy mengaku menyesali perbuatannya berbikini di jalan raya serta meminta maaf kepada semua masyarakat. Ia mengaku tak tahu hal itu berakibat proses di kepolisian akibat buta hukum.

"Saya Dinar Candy, saya di sini ingin meminta maaf kepada seluruh lapisan masyarakat atas tindakan atau perbuatan saya kemarin berbikini di pinggir jalan" ujar dia, yang ditemani kuasa hukumnya, Fachmi Bachmid, di kediamannya, di Tangerang Selatan, Jumat (6/8), dikutip dari detik.com.

Dinar mengaku saat itu tak tahu aksinya akan berbuntut pidana karena tak paham soal hukum. "Aku buta hukum karena enggak tahu bakalan kayak gini," klaimnya.


"Saya sangat menyesali perbuatan saya," aku dia, yang merupakan eks penyanyi dangdut itu.

Terkait aksinya yang disebut-sebut sebagai bentuk protes terhadap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) itu, Dinar tak membenarkannya.

Perempuan 28 tahun ini hanya mengaku tengah dilanda stres akibat mengerjakan hal-hal yang tak sesuai dengan profesinya sebagai Disc Jockey (DJ). 

"Banyak berita yang bilang seakan-akan Dinar memprotes, itu enggak benar," jelas Dinar.

"Dinar tuh stres. Aku pengen meluapkan kestresan aku gitu. Aku enggak bisa pendem sendiri. Di dalam kepala aku banyak hal-hal yang tidak terealisasikan, ya pekerjaan aku itu sekarang enggak sesuai," lanjut Dinar.

Tekanan dan stres itu, aku dia, terjadi selama 4 bulan terakhir kehilangan pekerjaan imbas pandemi.

"Dalam 4 bulan banyak tekanan, stres, jenuh. Banyak kerjaan yang aku kerjain tapi enggak sesuai," ujarnya, "Aku kan DJ tapi enggak kerja sebagai DJ yang justru bikin aku mendapat tekanan".

Sebelumnya, video yang menampilkan Dinar yang berbikini merah protes sambil membawa papan bertuliskan "Saya stres karena PPKM diperpanjang" viral di media sosial.

Ia kemudian ditetapkan sebagai tersangka pelanggaran Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara atau denda Rp5 miliar. Meski demikian, polisi tak menahannya dan hanya mengenakan wajib lapor.

Pengacara Dinar, Acong Latief, mengatakan protes terhadap PPKM dengan berbikini itu menyesuaikan latar belakang kliennya.

"Yang dilakukan oleh Dinar Candy bentuk protes, bentuk aspirasi yang disampaikan tentunya dengan gaya dia, kalau mahasiswa pake jas segala macam, dan dia kan DJ jadi tentunya dengan pola dia dan gaya dia yang disampaikan," kata dia, di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (4/8) malam.

Diketahui, PPKM melarang operasional tempat hiburan malam, salah satu lokasi kerja para DJ.

(arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK