Eks Pengacara Bongkar Utang Ayah Taqy Malik

CNN Indonesia
Senin, 18 Oct 2021 11:20 WIB
Mantan pengacara Mansyardin Malik menyebut ayah Taqy Malik itu memiliki utang yang menjadi salah satu alasan dirinya mundur sebagai kuasa hukum. Mantan pengacara Mansyardin Malik menyebut ayah Taqy Malik itu memiliki utang yang menjadi alasan dirinya mundur sebagai kuasa hukum. (Noel/detikfoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan pengacara Mansyardin Malik, M Fayyadh, menyebut ayah Taqy Malik itu memiliki sejumlah utang yang menjadi alasan dirinya mundur membela pengusaha tersebut.

Utang itu disebut M Fayyadh bernilai jutaan rupiah dan digunakan untuk membeli oleh-oleh saat bertemu seorang ulama ternama.

"Untuk beli oleh-oleh. Untuk menghadap tokoh ulama tersebut," kata M. Fayyadh kepada media seperti diberitakan detikcom, Minggu (17/10).


Mansyardin disebut M Fayyadh meminta untuk diberikan akses ke seorang ulama. Akses tersebut diketahui bisa diberikan melalui klien M Fayyadh lainnya yang berinisial D.

M Fayyadh menyebut D bersedia membantu dirinya dalam menyediakan akses kepada ayah Taqy Malik tersebut untuk bisa menjangkau sang ulama yang tak disebutkan namanya.

"Untuk akses ke sana ada beberapa keperluan yang harus dibawa. Dibeli lah keperluan itu pakai uang klien saya ini, inisialnya D," ujar Fayyadh.

Menurut Fayyadh, uang yang dipinjam ayah Taqy Malik dari D tersebut belum dikembalikan hingga saat ini. Fayyadh pun sampai dicap sebagai pembohong oleh D.

Fayyadh sendiri merasa heran mengapa utang tersebut belum dibayar. Menurutnya jumlah utang tersebut tidak sebanding dengan kekayaan ayah Taqy Malik.

"Nilainya sudah jutaan lah, hanya saya tidak habis pikir untuk sekelas dia sampai uang segitu saja tidak diselesaikan," kata Fayyadh.

[Gambas:Video 20detik]



Lanjut ke sebelah...

Eks Pengacara Bongkar Utang Ayah Taqy Malik

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER