Jakarta, CNN Indonesia -- Penggemar Travis Scott mulai buka suara mengenai kericuhan yang terjadi di Festival Astroworld, Houston, Amerika Serikat, pada Jumat (5/11) malam waktu setempat. Kericuhan itu menyebabkan setidaknya delapan orang meninggal dunia.
TK Tellez yang datang ke konser tersebut bersama kekasihnya mengungkapkan berada di dekat stage untuk bisa melihat penampilan sang rapper dengan lebih baik.
Sayangnya, situasi menjadi buruk jelang Travis Scott tampil di atas panggung. Banyak penonton berupaya ke depan saat melihat idola mereka muncul di panggung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kerumunan semakin padat dan sesak sampai membuat sulit bernapas. Ketika Travis muncul menampilkan lagu pertama, saya melihat banyak orang pingsan di sekitar saya," kata Tellez seperti diberitakan CNN, Minggu (7/11) waktu AS.
INSIDEN FESTIVAL ASTROWORLD |
Ia mengatakan banyak orang sudah berteriak-teriak minta tolong tapi tak ada yang membantu mereka atau mendengarkan teriakan tersebut. TK Tellez juga mengungkapkan situasi semakin memburuk karena orang-orang mulai berjatuhan.
"Orang-orang menangis. Itu adalah suara paling menakutkan yang pernah saya dengar. Bayangkan mendengar Travis Scott dan teriakan minta tolong di saat yang bersamaan," tuturnya.
Tellez bersama beberapa orang lainnya mencoba membantu orang-orang yang berjatuhan. Namun, ia menekankan tak cukup orang untuk bisa membantu semua yang berjatuhan.
"Travis Scott memiki sedikit waktu jeda di antara lagu-lagunya. Kami berteriak sekuat tenaga supaya mereka bisa mendengar kami, tapi tak ada yang dengar," kata Tellez.
Minim Rasa Kemanusiaan
Hal serupa disampaikan Selena Beltran. Ia mengatakan situasi langsung liar ketika Travis Scott mulai tampil di atas panggung. Ia mengaku mulai terpisah dengan empat temannya ketika banyak orang mulai berkerumun bahkan melompat untuk mendekat ke panggung.
Beltran mengatakan begitu banyak orang yang mulai berjatuhan bahkan kehilangan kesadaran karena hal itu. Namun, lebih banyak orang lagi yang mengabaikan situasi tersebut.
"Saya terkejut melihat orang-orang tak peduli dan liar. Sungguh gila melihat begitu banyak orang berlarian dan bertabrakan seperti binatang liar," kata Beltran.
"Mereka tidak peduli. Mereka masih berusaha menerobos supaya bisa sampai ke depan tanpa memikirkan konsekuensi dan pengaruh terhadap yang lain."
Beltran mengaku bisa selamat setelah seseorang membantunya keluar. Ia kemudian mencoba membantu orang lain yang sudah tak sadarkan diri di sana dengan memberikan PCR bersama perawat.
"Itu menakutkan. Saya merasa itu seperti mimpi buruk. Saya melihat sekeliling dan orang-orang hanya menatap dan yang lain terus menikmati (konser) seolah orang-orang ini tidak ada artinya," kata Beltran.
"Rasanya hanya sedikit kemanusiaan di antara kerumunan itu."
Lanjut ke sebelah...
Curhat Fan Usai Konser Travis Scott Ricuh: Seperti Mimpi Buruk
Beberapa fan buka suara mengenai kericuhan konser Travis Scott di Festival Astroworld, Jumat (5/11). (Foto: Amy Harris/Invision/AP/Amy Harris)
Senada, Billy Nasser yang sehari-hari bekerja sebagai DJ berupaya untuk menghentikan penampilan Travis Scott karena banyak orang memilih untuk bersenang-senang tanpa peduli dengan tubuh-tubuh yang telah tergeletak di sana.
Mereka sudah berteriak-teriak ke kamera dan teknisi pencahayaan untuk bisa memberi tahu Travis Scott situasi itu dan menghentikan festival. Tapi, Nasser mengatakan staf di sana tak cukup untuk mengatasi situasi tersebut.
"Tidak ada penjaga keamanan yang cukup dan orang-orang yang membantu kerumunan. Paramedis juga tidak bisa menjangkau kerumunan," kata Nasser.
Joey Guerra yang turut hadir dalam konser itu mengatakan Travis Scott sempat beberapa kali berhenti tampil di atas panggung. Namun, sang rapper tersebut sudah berada di atas panggung sekitar 75 menit sebelum penampilan benar-benar dihentikan.
"Dia sempat berhenti, saya rasa tiga atau empat kali ketika menyadari orang-orang dalam kesulitanm" kata Joey Guerra.
Sebelumnya, Travis Scott menyatakan siap bekerja sama dengan kepolisian dalam penyelidikan kericuhan berujung maut di konser tersebut. Ia mengaku terpukul dan turut berduka terhadap korban dan keluarganya.
"Saya benar-benar hancur dengan yang terjadi tadi malam. Doa saya untuk keluarga dan semua yang terkena dampak dari apa yang terjadi di Astroworld Festival," tulis Scott di akun Twitter miliknya, Sabtu (6/11).
Dari peristiwa tersebut pihak berwenang mengangkut sekitar 23 orang dalam kondisi serius ke rumah sakit, 11 di antaranya kritis. Salah satu yang terluka berusia 10 tahun. Setidaknya delapan orang meninggal karena luka-luka mereka, katanya, seraya menambahkan bahwa jumlah korban tewas bisa meningkat.
Dalam peristiwa tersebut, Scott disebut beberapa kali berhenti aksi selama diberi kesempatan tampil 75 menit. Tiap kali berhenti, dia meminta pihak keamanan segera memastikan bantuan kepada para penonton yang terdesak.
[Gambas:Video CNN]