Fan Bingbing Dirumorkan Bersiap Kembali Usai Skandal pada 2018

CNN Indonesia
Jumat, 26 Nov 2021 12:20 WIB
Fan Bingbing dirumorkan bersiap main film lagi setelah tersandung skandal penggelapan pajak pada 2018. Fan Bingbing dirumorkan bersiap main film lagi setelah tersandung skandal penggelapan pajak pada 2018. (Foto: AFP/VALERY HACHE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aktris China Fan Bingbing dirumorkan bakal kembali bermain film dalam waktu dekat setelah kariernya 'terhenti' sejak 2018. Rumor tersebut muncul setelah Sutradara Li Yu mengunggah foto bersama sang aktris ke Weibo pada Selasa (22/11).

"Sedikit minum, teman lama," tulis Sutradara Li Yu seperti dilansir The Strait Times beberapa waktu lalu.

Unggahan tersebut kemudian membuat warganet berspekulasi Sutradara Li Yu membuat film bersama Fan Bingbing. Spekulasi tersebut menguat setelah Li Yu membalas komentar warganet.


"Sedikit minum + Teman lama = Film baru" komentar netizen.

"Iya," jawab Sutradara Li Yu.

Fan Bingbing merupakan salah satu aktris ternama asal China. Ia membintangi sederet film pemenang penghargaan, termasuk Lost in Beijing (2007), Buddha Mountain (2011), dan Double Xposure (2012).

Aktris sekaligus model tersebut juga pernah menjadi kameo dalam Iron Man 3, serta menjadi Clarice Fong alias Blink dalam X-Men: Days of Future Past pada 2014.

Pada 2017, ia berada di posisi pertama daftar aktor China dengan bayaran tertinggi versi Forbes dengan bayaran 33,5 juta poundsterling atau setara dengan Rp648,8 miliar.

Namun, ia sempat menghilang bak ditelan bumi sejak Juli 2018, setelah terlibat kasus dugaan penggelapan pajak. Ia benar-benar menghilang selama tiga bulan, termasuk di media sosial. Padahal, ia dikenal aktif di dunia maya.

Hal itu terjadi setelah pembawa acara televisi Cui Yongyuan menunjukkan bukti penggelapan pajak sang aktris. Fan Bingbing diduga menggunakan kontrak ganda yang disebut sebagai kontrak 'yin dan yang'.

Satu kontrak memuat pendapatan yang sebenarnya, dan yang lain digunakan untuk menghindari pajak.

Sehingga, besar dugaan Fan Bingbing menggelapkan pajak karena sejak Juli pemerintah China tengah mengambil langkah agar pendapatan pajak dari industri huburan lebih besar.

Selain itu pemerintah China tengah mengambil langkah tegas untuk mengatasi penggelapan pajak.

Hingga pada Oktober 2018, Fan Bingbing kembali muncul dan meminta maaf lewat media sosial.

Administrasi Perpajakan Negara China mengatakan Fan harus membayar pajak serta denda dengan total 883 juta yuan atau setara Rp1,9 triliun kala itu. Namun, Fan Bingbing tidak dikenakan tuntutan pidana.

(chri)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER