Berikut 7 rekomendasi film teman buka puasa dengan berbagai genre, mulai dari keluarga, komedi, hingga horor. Foto: (Palari Films/CJ Entertainment via Youtube)
Jakarta, CNN Indonesia --
Beberapa film bisa menjadi pilihan tontonan ketika menikmati buka puasa, seperti Aruna dan Lidahnya dan Flavors of Youth yang menyajikan visual makanan yang menggugah selera.
Film hit China Detective Chinatown juga menjadi pilihan karena aksi kocak keponakan dan paman dalam memecahkan misteri yang dapat menghibur seluruh anggota keluarga atau teman ketika berkumpul.
Di sisi lain, tak ada salahnya juga untuk menyaksikan film horor Ghibah yang menampilkan karma dari kebiasaan gosip atau membicarakan orang lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut 7 rekomendasi film teman buka puasa pekan pertama Ramadan 1443 Hijriah, 3-9 April 2022.
1. Aruna dan Lidahnya
Aruna & Lidahnya mengisahkan petualangan Aruna (Dian Sastrowardoyo) yang menginvestigasi kasus flu burung. Ia bekerja di salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bidang kesehatan.
Ia kemudian pergi ke beberapa tempat di Indonesia bersama kedua temannya Bono (Nicholas Saputra), serta Nadezhda (Hannah Al Rashid).
Saat tiba di Surabaya, mereka bertemu mantan teman kantor Aruna yang bernama Farish (Oka Antara). Aruna dan Farish mulai bekerja sama menyelidiki kasus flu burung.
Flavors of Youth mengisahkan kehidupan kota yang begitu padat di China, tapi masih berisikan kenangan dari masa lampau. Film ini menyajikan tiga kisah di tiga kota berbeda.
The Rice Noodles menceritakan seorang anak yang menyukai mie di Beijing. Mie beras tersebut meninggalkan rasa dan kenangan mendalam bagi anak laki-laki tersebut.
Sedangkan film kedua yang bertajuk A Little Fashion Show mengisahkan kakak beradik di Guangzhou yang sudah ditinggal orang tuanya. Film tersebut menampilkan kehidupan sang kakak sebagai model majalah, sedangkan adik sebagai perancang busana.
Love in Shanghai menjadi film ketiga dan menceritakan tiga sahabat yang dua di antaranya ternyat saling menyukai. Ketiganya sempat berpisah karena kesalahpahaman kemudian kembali bertemu beberapa tahun kemudian.
Secara keseluruhan, Flavors of Youth merupakan anime yang enceritakan tentang cinta, keluarga, hasrat, mimpi, dan segala sesuatu yang erat dengan kehidupan.
Ghibah juga bisa menjadi salah satu tontonan. Film tersebut menampilkan karma akibat suka membicarakan orang lain atau yang lebih dikenal dengan istilah gibah.
Film ini mengisahkan kebiasaan Firly (Anggika Bolsterli) bersama teman-teman kosnya, Dina (Zsa Zsa Utari) dan Ulfa (Arafah Rianti) yang gemar bergibah layaknya makanan sehari-hari bagi mereka.
Semua orang di sekitar mereka menjadi sasaran. Mulai dari salah satu teman indekos, Okta (Adila Fitri), hingga sang mahasiswi idaman di kampus, Yola (Josephine Firmstone).
Tidak ada yang luput dari cibiran sinis dan fitnah Firly bersama teman-temannya. Mereka pernah diperingatkan oleh orang-orang terdekat. Namun, semua peringatan dimentahkan hingga keanehan terjadi pada suatu hari.
Seri Detective Chinatown bisa meramaikan momen buka puasa. Film komedi misteri China ini menceritakan Qing Feng (Liu Haoran), anak muda genius tapi memiliki kesulitan komunikasi.
Pada seri pertama, Qing Feng dikisahkan ke Thailand untuk bertemu paman yang hampir tidak pernah ia temui, Tang Ren (Wang Baoqiang). Di sana, Qing Feng malah terlibat masalah.
Pada dasarnya, di setiap seri Detective Chinatown, Qing Feng dan Tang Ren bakal memecahkan kasus kriminal di kawasan Pecinan negeri orang.
Dalam film pertama, mereka bertualang di Bangkok, sementara sekuel kedua bertempat di New York, dan sekuel ketiga mereka akan bertualang di Jepang, negara yang menjadi salah satu destinasi favorit turis kelas menengah China.
Seluruh seri film Detective Chinatown dapat ditonton di iQIYI.
Ayat-ayat Cinta merupakan film cinta bertema religi yang fenomenal kala dirilis pada 14 tahun silam.
Film ini mengisahkan pergulatan batin Fahri (Fedi Nuril), mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar Mesir, yang harus memilih di antara dua wanita yang mencintainya, Maria (Carissa Putri) dan Aisya (Rianti Cartwright).
Ayat-ayat Cinta diangkat dari novel bertajuk sama karya Habiburrahman El Shirazy. Kemunculan film ini menjadi pembuka genre film religi yang sempat menguasai bioskop selama beberapa tahun.
Ayat-ayat Cinta dan sekuelnya bisa ditonton di WeTV.
A Separation (2012) merupakan film yang mengantar Iran mendapatkan Piala Oscar pertama kalinya di kategori Best Foreign Language Film. Film karya Asghar Farhadi ini mengisahkan konflik sepasang suami istri yang ingin bercerai karena kini tak lagi memiliki kesamaan keinginan.
Sang istri, Simin, menggugat cerai suaminya, Nader, dan ingin memboyong anak semata wayang mereka ke Amerika Serikat demi kehidupan yang lebih baik. Sementara Nader tidak mungkin pindah karena dirinya harus merawat ayahnya yang sudah lansia dan pikun.
Layla Majnun mengisahkan perjalanan cinta seorang guru sekaligus penulis novel, Layla (Acha Septriasa), yang dihadapkan pada pilihan: memenuhi janjinya kepada seorang calon bupati bernama Ibnu (Baim Wong), atau mengejar cintanya dengan seorang pria Azerbaijan bernama Samir (Reza Rahadian).
Layla harus membuat keputusan pelik antara panggilan nurani, cinta sesuai dengan pemahamannya, atau keselamatan juga nama baik keluarganya.
Dalam perjalanannya, kisah Layla banyak berlatarkan tragedi legenda Layla Majnun dan keindahan Azerbaijan.
Beberapa film bisa menjadi pilihan tontonan ketika menikmati buka puasa, seperti Aruna dan Lidahnya dan Flavors of Youth yang menyajikan visual makanan yang menggugah selera.
Film hit China Detective Chinatown juga menjadi pilihan karena aksi kocak keponakan dan paman dalam memecahkan misteri yang dapat menghibur seluruh anggota keluarga atau teman ketika berkumpul.
Di sisi lain, tak ada salahnya juga untuk menyaksikan film horor Ghibah yang menampilkan karma dari kebiasaan gosip atau membicarakan orang lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut 7 rekomendasi film teman buka puasa pekan pertama Ramadan 1443 Hijriah, 3-9 April 2022.
1. Aruna dan Lidahnya
Aruna & Lidahnya mengisahkan petualangan Aruna (Dian Sastrowardoyo) yang menginvestigasi kasus flu burung. Ia bekerja di salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bidang kesehatan.
Ia kemudian pergi ke beberapa tempat di Indonesia bersama kedua temannya Bono (Nicholas Saputra), serta Nadezhda (Hannah Al Rashid).
Saat tiba di Surabaya, mereka bertemu mantan teman kantor Aruna yang bernama Farish (Oka Antara). Aruna dan Farish mulai bekerja sama menyelidiki kasus flu burung.
Flavors of Youth mengisahkan kehidupan kota yang begitu padat di China, tapi masih berisikan kenangan dari masa lampau. Film ini menyajikan tiga kisah di tiga kota berbeda.
The Rice Noodles menceritakan seorang anak yang menyukai mie di Beijing. Mie beras tersebut meninggalkan rasa dan kenangan mendalam bagi anak laki-laki tersebut.
Sedangkan film kedua yang bertajuk A Little Fashion Show mengisahkan kakak beradik di Guangzhou yang sudah ditinggal orang tuanya. Film tersebut menampilkan kehidupan sang kakak sebagai model majalah, sedangkan adik sebagai perancang busana.
Love in Shanghai menjadi film ketiga dan menceritakan tiga sahabat yang dua di antaranya ternyat saling menyukai. Ketiganya sempat berpisah karena kesalahpahaman kemudian kembali bertemu beberapa tahun kemudian.
Secara keseluruhan, Flavors of Youth merupakan anime yang enceritakan tentang cinta, keluarga, hasrat, mimpi, dan segala sesuatu yang erat dengan kehidupan.
Ghibah juga bisa menjadi salah satu tontonan. Film tersebut menampilkan karma akibat suka membicarakan orang lain atau yang lebih dikenal dengan istilah gibah.
Film ini mengisahkan kebiasaan Firly (Anggika Bolsterli) bersama teman-teman kosnya, Dina (Zsa Zsa Utari) dan Ulfa (Arafah Rianti) yang gemar bergibah layaknya makanan sehari-hari bagi mereka.
Semua orang di sekitar mereka menjadi sasaran. Mulai dari salah satu teman indekos, Okta (Adila Fitri), hingga sang mahasiswi idaman di kampus, Yola (Josephine Firmstone).
Tidak ada yang luput dari cibiran sinis dan fitnah Firly bersama teman-temannya. Mereka pernah diperingatkan oleh orang-orang terdekat. Namun, semua peringatan dimentahkan hingga keanehan terjadi pada suatu hari.
Berikut 7 rekomendasi film teman buka puasa dengan berbagai genre, mulai dari keluarga, komedi, hingga horor. Foto: (dok. MD Pictures)
4. Detective Chinatown
Seri Detective Chinatown bisa meramaikan momen buka puasa. Film komedi misteri China ini menceritakan Qing Feng (Liu Haoran), anak muda genius tapi memiliki kesulitan komunikasi.
Pada seri pertama, Qing Feng dikisahkan ke Thailand untuk bertemu paman yang hampir tidak pernah ia temui, Tang Ren (Wang Baoqiang). Di sana, Qing Feng malah terlibat masalah.
Pada dasarnya, di setiap seri Detective Chinatown, Qing Feng dan Tang Ren bakal memecahkan kasus kriminal di kawasan Pecinan negeri orang.
Dalam film pertama, mereka bertualang di Bangkok, sementara sekuel kedua bertempat di New York, dan sekuel ketiga mereka akan bertualang di Jepang, negara yang menjadi salah satu destinasi favorit turis kelas menengah China.
Seluruh seri film Detective Chinatown dapat ditonton di iQIYI.
Ayat-ayat Cinta merupakan film cinta bertema religi yang fenomenal kala dirilis pada 14 tahun silam.
Film ini mengisahkan pergulatan batin Fahri (Fedi Nuril), mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar Mesir, yang harus memilih di antara dua wanita yang mencintainya, Maria (Carissa Putri) dan Aisya (Rianti Cartwright).
Ayat-ayat Cinta diangkat dari novel bertajuk sama karya Habiburrahman El Shirazy. Kemunculan film ini menjadi pembuka genre film religi yang sempat menguasai bioskop selama beberapa tahun.
Ayat-ayat Cinta dan sekuelnya bisa ditonton di WeTV.
A Separation (2012) merupakan film yang mengantar Iran mendapatkan Piala Oscar pertama kalinya di kategori Best Foreign Language Film. Film karya Asghar Farhadi ini mengisahkan konflik sepasang suami istri yang ingin bercerai karena kini tak lagi memiliki kesamaan keinginan.
Sang istri, Simin, menggugat cerai suaminya, Nader, dan ingin memboyong anak semata wayang mereka ke Amerika Serikat demi kehidupan yang lebih baik. Sementara Nader tidak mungkin pindah karena dirinya harus merawat ayahnya yang sudah lansia dan pikun.
Layla Majnun mengisahkan perjalanan cinta seorang guru sekaligus penulis novel, Layla (Acha Septriasa), yang dihadapkan pada pilihan: memenuhi janjinya kepada seorang calon bupati bernama Ibnu (Baim Wong), atau mengejar cintanya dengan seorang pria Azerbaijan bernama Samir (Reza Rahadian).
Layla harus membuat keputusan pelik antara panggilan nurani, cinta sesuai dengan pemahamannya, atau keselamatan juga nama baik keluarganya.
Dalam perjalanannya, kisah Layla banyak berlatarkan tragedi legenda Layla Majnun dan keindahan Azerbaijan.