Jakarta, CNN Indonesia -- Chris Rock membuat guyonan mengenai persidangan Johnny Depp melawan Amber Heard terkait dugaan pencemaran nama baik. Dalam acara komedi baru-baru ini, Chris Rock membuat candaan tentang Amber Heard tidak bisa dipercaya.
"Percaya pada semua wanita. Percaya kepada semua perempuan kecuali Amber Heard," ucap Chris Rock seperti dilansir Variety, Senin (16/5).
Dalam kesempatan tersebut, Chris Rock juga 'roasting' Amber Heard yang diduga buang air besar di kasur Johnny Depp pada 2016 sebelum pergi menonton Coachella.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang dia (Heard) konsumsi? Dia buang air besar di tempat tidur! Dia oke, tapi dia tidak buang air besar dengan baik. Dia 'pup' di tempat tidur (Depp)," kata Chris Rock.
"Setelah buang air besar di kasur orang, kamu akan merasa bersalah atas segalanya. Apa yang sebenarnya terjadi di sini? Wow. Dan mereka menjalin hubungan setelah itu," ucap sang komedian.
Tudingan mengenai 'pup' ketika Starling Jenkins, anggota keamanan Johnny Depp, bersaksi Amber Heard dengan sengaja buang air besar di kasur aktris itu dengan Depp.
Bukan karena sakit atau tak sengaja, hal itu justru dilakukan Amber Heard sebagai 'balas dendam' karena bertengkar dengan Johnny Depp.
Sementara itu, sejumlah selebritas Hollywood terbelah mengenai persidangan Johnny Depp melawan Amber Heard atas dugaan pencemaran nama baik. Howard Stern termasuk yang mengkritik Johnny Depp.
Penyiar Howard Stern menilai Johnny Depp berlebihan ketika bersaksi dalam persidangan pencemaran nama baik melawan Amber Heard. Dalam siaran radio Sirius XM, Howard Stern membahas gelagat Depp selama persidangan.
"Saya akan memutar beberapa klip dari persidangan Johnny Depp. Jika dia tidak berakting-- maksudku, dia terlalu berlebihan karena dia menulis materinya sendiri," tutur Stern, seperti diberitakan Variety pada Senin (25/4) waktu AS.
Lanjut ke sebelah...
'Haters Johnny Depp Sebaiknya Minta Maaf Terbuka'
Chris Rock membuat guyon semua perempuan bisa dipercaya kecuali Amber Heard. Foto: (AFP/JIM LO SCALZO / POOL)
Stern kemudian menuduh Depp sebagai seorang narsistik karena menginginkan persidangan itu disiarkan langsung.
"Alasan dia menginginkan itu -- dia ingin itu disiarkan [karena] itu lah yang dilakukan oleh narsistik," ucap Stern.
"Saya pikir Johnny Depp adalah narsistik besar dan yang saya maksud dengan itu adalah-- dia berpikir, 'Saya akan menempatkan ini di TV karena saya sangat persuasif dan karena saya sangat pintar, saya pria yang luar biasa,'" lanjutnya.
Tak lama setelah komentar Stern, komedian Bill Burr terang-terangan menyuarakan dukungan kepada Johnny Depp. Dia mendesak haters Johnny Depp untuk meminta maaf ketika Amber Heard akhirnya kalah dalam kasus dugaan pencemaran nama baik.
"Dan yang hebat tentang ini, adalah jika dia benar-benar mengekspos wanita ini karena berbohong. Saya bertanya-tanya apakah semua orang ini menerima kebohongan Amber Heard tentang dia (Depp)," kata Bill Burr.
"Akan lebih baik jika mereka (haters Depp) secara terbuka meminta maaf dan berkata, 'Mungkin lain kali kami tidak akan langsung mengambil kesimpulan.'"
Sidang kasus pencemaran nama baik antara Johnny Depp dan Amber Heard telah berlangsung sejak pertengahan April. Depp menggugat mantan istrinya atas opini yang ditulis di The Washington Post pada 18 Desember 2018.
Dalam tulisannya, Heard menggambarkan dirinya sebagai 'figur publik yang mewakili kekerasan dalam rumah tangga'. Meski tidak menyebut nama Depp secara eksplisit, aktor Pirates of the Caribbean itu menggugat Heard karena kehilangan dua proyek film besar.
Heard pun menggugat balik dengan meminta US$100 juta dan mengklaim dia menderita kekerasan fisik dan pelecehan yang dilakukan Johnny Depp.
Persidangan kini sudah memasuki pekan kelima. Seperti diberitakan CNN pada Senin (16/5), argumen penutup bakal dilakukan pada 27 Mei, kemudian berlanjut ke pertimbangan juri.