Nikita Mirzani soal Polisi Gagal Jemput Paksa: Mungkin Dia Lelah
CNN Indonesia
Rabu, 15 Jun 2022 17:50 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Nikita Mirzani berkelakar bahwa alasan polisi gagal jemput paksa dia hari ini karena kelelahan. (Foto: Noel/detikhot)
Jakarta, CNN Indonesia --
Nikita Mirzaniakhirnya menampakkan diri ke publik usai gerombolan polisi dari Polresta Serang Kota angkat kaki dari kediamannya di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (15/6). Ibu tiga anak ini berkelakar polisi gagal menjemput paksa dirinya karena kelelahan.
"Bapak polisinya juga udah comeback (pergi), udah pulang ke asalnya Serang. Enggak tahu kenapa, gue juga bingung. Tapi, ya, mungkin dia lelah," kata Nikita Mirzani kepada awak media, dilansir dari detikHot, Rabu (15/6).
Dalam kesempatan itu, Nikita mengatakan aparat kepolisian datang ke kediamannya sejak pukul 03.00. Mereka memaksa masuk ke kediamannya. Bahkan, sempat berkata kasar kepada asisten rumah tangganya.
"Kaget karena datangnya jam 3 (pagi). Yang buka pintu Yati, pembantu yang satu lagi. Yati bilang dia dipaksa, dia didorong, pintu dibuka paksa," ungkap Nikita.
"Terus, karena yang di rumah enggak ada yang berani bangunin, memang enggak ada yang berani bangunin kalau lagi istirahat kan akhirnya bangunin adek, Lintang," jelasnya.
Nikita Mirzani akhirnya turun tangan setelah dibangunkan oleh adiknya. Ia pun menemui para polisi untuk menanyakan maksud dan tujuannya datang ke rumahnya.
"Lintang ke bawah malah dimarah-marahin sama bapak polisi, ada juga polwannya. Akhirnya, karena Lintang enggak bisa handle, Lintang bangunin saya," kata Nikita.
Saat dibangunkan oleh Lintang, Niki mengira dirinya ketinggalan pesawat. Ia mengatakan hari ini ada jadwal terbang ke Semarang pukul 08.00 WIB.
"Udah kayak kebakaran jenggot, 'kan. 'Wah, telat nih'. Ternyata enggak. Si teteh bilang di bawah banyak polisi," kata Nikita Mirzaniyang mengatakan bahwa kejadian itu terekam melalui kamera CCTV dan di ponselnya.
Nikita mengatakan bahwa saat itu ada banyak petugas kepolisian di halaman rumahnya. Ketika ia membuka pintu pagar rumahnya, sudah ada sejumlah polisi yang beberapa di antaranya mengambil video rekaman.
"Terus akhirnya mau nggak mau harus turun kan, baik-baik nanya. Pas buka pintu sudah kamera semua HP sudah pada rekam. Saya makin bingung ini apa maksudnya," kata Nikita.
Sebelumnya, Nikita Mirzani menceritakan kejadian tersebut melalui akun Instagramnya. Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Nikita mengatakan bahwa polisi memasuki kediamannya pada pukul 03.00 WIB.
Di hadapan para polisi, Nikita langsung mencecar dengan rentetan pertanyaan. Ia langsung memastikan bahwa kunjungan polisi pada dini hari tersebut berasal dari laporan yang dilayangkan oleh seseorang bernama Dito Mahendra.
Selain itu, Nikita juga mempermasalahkan jam kedatangan tim kepolisian yang dinilainya semena-mena karena terlalu pagi.
Terpisah, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengonfirmasi kedatangan pihaknya ke rumah Nikita Mirzani demi melanjutkan laporan dugaan pelanggaran UU ITE tertanggal 16 Mei 2022.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Nikita dilaporkan oleh Dito Mahendra ke Polresta Serang Kota.
Dia menyatakan Sat Reskrim Polresta Serkot sudah meningkatkan laporan tersebut dari penyelidikkan ke penyidikan.
Sehingga, penyidik berupaya membawa Nikita Mirzani ke Banten. Dia mengatakan Nikita juga telah menerima 13 kali surat pemanggilan untuk dimintai keterangan, namun tidak digubris selebritas tersebut.
Nikita Mirzaniakhirnya menampakkan diri ke publik usai gerombolan polisi dari Polresta Serang Kota angkat kaki dari kediamannya di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (15/6). Ibu tiga anak ini berkelakar polisi gagal menjemput paksa dirinya karena kelelahan.
"Bapak polisinya juga udah comeback (pergi), udah pulang ke asalnya Serang. Enggak tahu kenapa, gue juga bingung. Tapi, ya, mungkin dia lelah," kata Nikita Mirzani kepada awak media, dilansir dari detikHot, Rabu (15/6).
Dalam kesempatan itu, Nikita mengatakan aparat kepolisian datang ke kediamannya sejak pukul 03.00. Mereka memaksa masuk ke kediamannya. Bahkan, sempat berkata kasar kepada asisten rumah tangganya.
"Kaget karena datangnya jam 3 (pagi). Yang buka pintu Yati, pembantu yang satu lagi. Yati bilang dia dipaksa, dia didorong, pintu dibuka paksa," ungkap Nikita.
"Terus, karena yang di rumah enggak ada yang berani bangunin, memang enggak ada yang berani bangunin kalau lagi istirahat kan akhirnya bangunin adek, Lintang," jelasnya.
Nikita Mirzani akhirnya turun tangan setelah dibangunkan oleh adiknya. Ia pun menemui para polisi untuk menanyakan maksud dan tujuannya datang ke rumahnya.
"Lintang ke bawah malah dimarah-marahin sama bapak polisi, ada juga polwannya. Akhirnya, karena Lintang enggak bisa handle, Lintang bangunin saya," kata Nikita.
Saat dibangunkan oleh Lintang, Niki mengira dirinya ketinggalan pesawat. Ia mengatakan hari ini ada jadwal terbang ke Semarang pukul 08.00 WIB.
"Udah kayak kebakaran jenggot, 'kan. 'Wah, telat nih'. Ternyata enggak. Si teteh bilang di bawah banyak polisi," kata Nikita Mirzaniyang mengatakan bahwa kejadian itu terekam melalui kamera CCTV dan di ponselnya.
Nikita Mirzani berkelakar bahwa alasan polisi gagal jemput paksa dia hari ini karena kelelahan. (Foto: Noel/detikhot)
Nikita mengatakan bahwa saat itu ada banyak petugas kepolisian di halaman rumahnya. Ketika ia membuka pintu pagar rumahnya, sudah ada sejumlah polisi yang beberapa di antaranya mengambil video rekaman.
"Terus akhirnya mau nggak mau harus turun kan, baik-baik nanya. Pas buka pintu sudah kamera semua HP sudah pada rekam. Saya makin bingung ini apa maksudnya," kata Nikita.
Sebelumnya, Nikita Mirzani menceritakan kejadian tersebut melalui akun Instagramnya. Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Nikita mengatakan bahwa polisi memasuki kediamannya pada pukul 03.00 WIB.
Di hadapan para polisi, Nikita langsung mencecar dengan rentetan pertanyaan. Ia langsung memastikan bahwa kunjungan polisi pada dini hari tersebut berasal dari laporan yang dilayangkan oleh seseorang bernama Dito Mahendra.
Selain itu, Nikita juga mempermasalahkan jam kedatangan tim kepolisian yang dinilainya semena-mena karena terlalu pagi.
Terpisah, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengonfirmasi kedatangan pihaknya ke rumah Nikita Mirzani demi melanjutkan laporan dugaan pelanggaran UU ITE tertanggal 16 Mei 2022.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Nikita dilaporkan oleh Dito Mahendra ke Polresta Serang Kota.
Dia menyatakan Sat Reskrim Polresta Serkot sudah meningkatkan laporan tersebut dari penyelidikkan ke penyidikan.
Sehingga, penyidik berupaya membawa Nikita Mirzani ke Banten. Dia mengatakan Nikita juga telah menerima 13 kali surat pemanggilan untuk dimintai keterangan, namun tidak digubris selebritas tersebut.