The Crown 5 Dikritik Keras, Netflix Tunda Dokumenter Harry-Meghan

CNN Indonesia
Selasa, 18 Okt 2022 11:37 WIB
The Crown 5 Dikritik Keras, Netflix Tunda Dokumenter Harry-Meghan
Netflix menunda perilisan dokumenter Pangeran Harry dan Meghan Markle imbas kritik keras terhadap serial The Crown musim kelima. (Foto: AP/Matt Dunham)

Tak hanya di lingkungan teman-teman Charles, The Crown 5 juga disebut membuat Pangeran William kesal karena menampilkan adegan kesedihan Putri Diana dalam wawancara bersama media Inggris pada 1995.

Sumber dalam Istana Buckingham mengatakan Pangeran William menilai adegan itu menjadi bukti Netflix hanya mengambil untung tanpa memikirkan rasa sakit Diana dalam melakukan wawancara itu.

"Dapat dimengerti dia (Pangeran William) marah atas dramatisasi drama itu demi keuntungan finansial," kata sumber itu seperti diberitakan Daily Mail.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

The Crown Season 5 menjadikan Dominic West sebagai pemeran terbaru Pangeran Charles. Selain West, seluruh karakter diperankan pemain baru dalam musim terbaru ini.

Ratu Elizabeth diperankan Imelda Staunton yang dikenal sebelumnya sebagai pemeran Dolores Umbridge dalam saga Harry Potter.

Jonathan Pryce yang sebelumnya main di The Two Popes, berperan sebagai Pangeran Philip. Sementara Elizabeth Debicki yang sebelumnya main di Tenet, berperan sebagai Putri Diana.

The Crown Season 5 bakal membahas drama keluarga Kerajaan Inggris pada dekade '90-an, babak baru pernikahan Charles dan Diana yang sudah bermasalah sejak awal.

Selain itu, musim terbaru The Crown akan berfokus pada "perayaan ke-40 tahun masa kekuasaannya" untuk merujuk pada empat dekade kekuasaan Ratu Elizabeth II.

The Crown musim kelima dijadwalkan tayang 9 November di Netflix.

(far/pra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Netflix dilaporkan menunda perilisan dokumenter Pangeran Harry dan Meghan Markle setelah adanya kritik keras terhadap serial The Crown musim kelima.

Dokumenter tersebut seharusnya dijadwalkan tayang pada Desember mendatang, menyusul satu bulan setelah tayangnya musim terbaru The Crown pada 9 November.

Namun, setelah mantan Perdana Menteri (PM) Inggris John Major mengkritik plot The Crown 5, Netflix dilaporkan menunda penayangan dokumenter yang dibintangi Harry dan Meghan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka (para produser eksekutif) sedang bimbang di Netflix, awalnya mereka termangu lebih dahulu, lalu memutuskan untuk menunda dokumenter tersebut," ujar salah seorang sumber kepada Deadline, Senin (17/10) waktu setempat.

Sebelum ini, The Crown season 5 menghadapi seruan boikot dari sejumlah pihak yang berada di lingkungan terdekat Istana Buckingham, termasuk teman-teman Raja Charles III.

Mayoritas di antaranya menuding plot dari The Crown 5 tidak sesuai kenyataan. Kritik ini hadir tak terkecuali dari John Major, mantan PM Inggris yang digambarkan dalam salah satu adegan krusial.

Dalam salah satu episode berjudul Queen Victoria Syndrome, Raja Charles III yang saat itu masih menjadi pangeran digambarkan sedang mengadakan dialog dengan John Major. Saat itu sang PM baru masuk tahun pertamanya sebagai Perdana Menteri Inggris, sekitar tahun 1991.

Dalam adegan itu, Charles memberi tahu Major bahwa ia bergabung dengan rombongan Ratu Elizabeth dalam sebuah pesta di Balmoral. Ia pun akan menilai sendiri "apakah institusi yang kita sayangi ini akan berada di tangan yang aman".

Menanggapi adegan itu, juru bicara Major mengatakan bahwa terdapat beberapa adegan yang dianggap sangat mencederai karakter John Major di kehidupan aslinya.

"Apa yang kalian laporkan seperti yang digambarkan dalam naskah itu, tidak pernah menjadi pandangan mereka, tak akan pernah, dan tak mungkin menjadi pandangan mereka," tutur juru bicara Major menegaskan.

Sementara itu, Sir Malcolm Rifkind selaku Menteri Luar Negeri di bawah perintah Major menilai jika adegan tersebut sangatlah menyedihkan dan tak masuk akal.

"Saat itu, Ratu berusia 60-an - lebih muda dari Raja saat ini. Itu adalah murni sebuah fantasi yang memang sudah dapat kami bayangkan dalam tayangan ini," kata Rifkind.

[Gambas:Video CNN]

Gif banner Allo Bank

Lanjut ke sebelah...

Kekesalan Pangeran William

Netflix menunda perilisan dokumenter Pangeran Harry dan Meghan Markle imbas kritik keras terhadap serial The Crown musim kelima. (Foto: AP/Matt Dunham)

Tak hanya di lingkungan teman-teman Charles, The Crown 5 juga disebut membuat Pangeran William kesal karena menampilkan adegan kesedihan Putri Diana dalam wawancara bersama media Inggris pada 1995.

Sumber dalam Istana Buckingham mengatakan Pangeran William menilai adegan itu menjadi bukti Netflix hanya mengambil untung tanpa memikirkan rasa sakit Diana dalam melakukan wawancara itu.

"Dapat dimengerti dia (Pangeran William) marah atas dramatisasi drama itu demi keuntungan finansial," kata sumber itu seperti diberitakan Daily Mail.

The Crown Season 5 menjadikan Dominic West sebagai pemeran terbaru Pangeran Charles. Selain West, seluruh karakter diperankan pemain baru dalam musim terbaru ini.

Ratu Elizabeth diperankan Imelda Staunton yang dikenal sebelumnya sebagai pemeran Dolores Umbridge dalam saga Harry Potter.

Jonathan Pryce yang sebelumnya main di The Two Popes, berperan sebagai Pangeran Philip. Sementara Elizabeth Debicki yang sebelumnya main di Tenet, berperan sebagai Putri Diana.

The Crown Season 5 bakal membahas drama keluarga Kerajaan Inggris pada dekade '90-an, babak baru pernikahan Charles dan Diana yang sudah bermasalah sejak awal.

Selain itu, musim terbaru The Crown akan berfokus pada "perayaan ke-40 tahun masa kekuasaannya" untuk merujuk pada empat dekade kekuasaan Ratu Elizabeth II.

The Crown musim kelima dijadwalkan tayang 9 November di Netflix.


HALAMAN:
1 2