Bos SM Entertainment Kecam HYBE Beli Saham Lee Soo-man
CNN Indonesia
Jumat, 10 Feb 2023 11:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
SM Entertainment langsung buka suara setelah HYBE menjadi pemegang saham terbesar dengan membeli saham Lee Soo-man, pendiri SM. (SM Entertainment)
Berikut bunyi keterangan resmi SM Entertainment setelah HYBE jadi pemegang saham terbesar karena membeli saham Lee Soo-man.
"Ini adalah pernyataan yang mencerminkan posisi kolektif 25 direktur utama di SM Entertainment, termasuk co-CEO Lee Sung-soo, Tak Young-jon serta semua pejabat lainnya yang memegang posisi di atas kepala divisi.
Kembali pada 3 Februari, SM Entertainment mengumumkan rencana untuk memasuki fase kunci baru SM 3.0, transisi dari produser tunggal ke sistem multi-produksi atau multi-label.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi tak lama setelah fase baru ini diumumkan, ada laporan yang mengatakan fase itu merupakan upaya merger dan akuisisi untuk berseteru. Itu upaya yang tidak hanya merusak keputusan SM yang telah banyak direncanakan, tetapi juga nilai-nilai SM Entertainment yang telah dibangun bersama para artis selama ini.
SM Entertainment adalah perusahaan yang terdiri dari 600 karyawan, bekerja keras setiap hari dengan harapan mengangkat status SM Entertainment menjadi perusahaan hiburan #1.
SM juga perusahaan yang, atas dasar upaya karyawannya, telah memimpin industri K-Pop dengan bangga hingga saat ini.
Dengan fase baru SM 3.0, SM Entertainment sekali lagi berencana mengambil langkah selanjutnya untuk menjadi perusahaan terkemuka dalam hiburan global dengan dukungan dari penggemar dan pemegang saham.
Dan dengan demikian, kami ingin menyampaikan posisi tegas yang dimiliki setiap karyawan SM Entertainment, setiap artis, sangat tidak menyetujui setiap dan semua upaya akuisisi yang bermusuhan dari luar.
Kemitraan strategis SM Entertainment dan Kakao, yang diumumkan secara publik pada 7 Februari, menandai sebuah langkah dalam mengamankan komponen yang diperlukan untuk memenuhi SM 3.0.
Kemitraan ini pasti akan menunjukkan efek sinergi yang kuat dalam memperkuat jangkauan global konten IP SM dengan berbagai aplikasi.
Visi kemitraan strategis yang saling menguntungkan ini telah didiskusikan dan disepakati secara menyeluruh dengan Kakao.
Oleh karena itu, kami ingin menekankan bahwa kemitraan strategis dengan Kakao merupakan keputusan manajemen yang kami rasa perlu untuk pemenuhan SM 3.0.
Dan dengan demikian kemitraan tersebut tidak memainkan peran penting dalam apa yang disebut 'pertarungan manajemen' karena kami pemegang saham terbesar perusahaan bersikeras untuk melakukannya."
(chri)
Jakarta, CNN Indonesia --
SM Entertainment buka suara tak lama setelah HYBE resmi membeli banyak saham SM Entertainment melalui kerja sama dengan Lee Soo-man. Hal itu membuat HYBE kini menguasai 14,8 persen saham yang senilai 422,8 miliar won atau sekitar Rp5 triliun.
Pada Jumat (10/2), co-CEO SM Entertainment, Lee Sung-soo dan Tak Young-joon bersama 23 direktur utama di perusahaan itu merilis pernyataan resmi dan menyatakan menolak upaya akuisisi yang bermusuhan dari luar.
"Dengan tegas kami ingin menyampaikan posisi tegas setiap karyawan dan artis SM Entertainment menolak segala bentuk dan semua upaya akuisisi yang berseberangan dari luar," bunyi keterangan itu, seperti diberitakan Hankook Ilbo.
Dalam pernyataan resmi itu, SM Entertainment menyinggung rencana masuk ke fase baru, SM 3.0, tanda transisi dari produser tunggal ke sistem multi-produksi atau multi-label.
SM 3.0 diumumkan Jumat (3/2) dan diungkapkan bakal melibatkan pendirian lima pusat produksi yang berbeda dan label musik independen untuk mendiversifikasi produksi.
Sehingga, sistem tersebut benar-benar berbeda dari sistem yang dibangun Lee Soo-man selaku penanggung jawab semua proses produksi musik sejak membangun SM Entertainment.
"Dengan fase baru SM 3.0, SM Entertainment berencana untuk sekali lagi mengambil langkah untuk jadi perusahaan terkemuka dalam hiburan global dengan dukungan dari penggemar dan pemegang saham," kata SM Entertainment.
Atas dasar itu, mereka mengumumkan kemitraan dengan Kakao, raksasa teknologi Korea yang mengakuisisi 9,05 persen saham SM Entertainment. Hal itu diumumkan ke publik pada Selasa (7/2).
"Kemitraan strategis SM Entertainment dan Kakao menandai langkah dalam mengamankan komponen yang diperlukan untuk SM 3.0. Kemitraan ini pasti akan menunjukkan efek sinergi uang kuat dalam memperkuat jangkauan global konten IP SM dengan berbagai aplikasi."
Mereka juga menekankan kemitraan itu bukan upaya merger atau akuisisi yang agresif atau untuk perseteruan, seperti yang disampaikan Lee Soo-man beberapa waktu lalu sebelum menjual sahamnya kepada HYBE.
"Oleh karena itu, kami ingin menekankan kemitraan strategis dengan Kakao merupakan keputusan manajemen yang kami rasa perlu untuk pemenuhan SM 3.0," keterangan SM.
"Dengan demikian kemitraan tersebut tidak memainkan peran penting dalam hal yang disebut 'pertarungan manajemen' karena kami pemegang saham terbesar perusahaan bersikeras untuk melakukannya."
Lanjut ke sebelah...
Pernyataan Lengkap SM Entertainment Usai HYBE Jadi Pemegang Saham Terbesar
SM Entertainment langsung buka suara setelah HYBE menjadi pemegang saham terbesar dengan membeli saham Lee Soo-man, pendiri SM. (SM Entertainment)
Berikut bunyi keterangan resmi SM Entertainment setelah HYBE jadi pemegang saham terbesar karena membeli saham Lee Soo-man.
"Ini adalah pernyataan yang mencerminkan posisi kolektif 25 direktur utama di SM Entertainment, termasuk co-CEO Lee Sung-soo, Tak Young-jon serta semua pejabat lainnya yang memegang posisi di atas kepala divisi.
Kembali pada 3 Februari, SM Entertainment mengumumkan rencana untuk memasuki fase kunci baru SM 3.0, transisi dari produser tunggal ke sistem multi-produksi atau multi-label.
Tapi tak lama setelah fase baru ini diumumkan, ada laporan yang mengatakan fase itu merupakan upaya merger dan akuisisi untuk berseteru. Itu upaya yang tidak hanya merusak keputusan SM yang telah banyak direncanakan, tetapi juga nilai-nilai SM Entertainment yang telah dibangun bersama para artis selama ini.
SM Entertainment adalah perusahaan yang terdiri dari 600 karyawan, bekerja keras setiap hari dengan harapan mengangkat status SM Entertainment menjadi perusahaan hiburan #1.
SM juga perusahaan yang, atas dasar upaya karyawannya, telah memimpin industri K-Pop dengan bangga hingga saat ini.
Dengan fase baru SM 3.0, SM Entertainment sekali lagi berencana mengambil langkah selanjutnya untuk menjadi perusahaan terkemuka dalam hiburan global dengan dukungan dari penggemar dan pemegang saham.
Dan dengan demikian, kami ingin menyampaikan posisi tegas yang dimiliki setiap karyawan SM Entertainment, setiap artis, sangat tidak menyetujui setiap dan semua upaya akuisisi yang bermusuhan dari luar.
Kemitraan strategis SM Entertainment dan Kakao, yang diumumkan secara publik pada 7 Februari, menandai sebuah langkah dalam mengamankan komponen yang diperlukan untuk memenuhi SM 3.0.
Kemitraan ini pasti akan menunjukkan efek sinergi yang kuat dalam memperkuat jangkauan global konten IP SM dengan berbagai aplikasi.
Visi kemitraan strategis yang saling menguntungkan ini telah didiskusikan dan disepakati secara menyeluruh dengan Kakao.
Oleh karena itu, kami ingin menekankan bahwa kemitraan strategis dengan Kakao merupakan keputusan manajemen yang kami rasa perlu untuk pemenuhan SM 3.0.
Dan dengan demikian kemitraan tersebut tidak memainkan peran penting dalam apa yang disebut 'pertarungan manajemen' karena kami pemegang saham terbesar perusahaan bersikeras untuk melakukannya."