Kritikus Nilai The Meg 2 Konyol dan Durasinya Terlalu Panjang
CNN Indonesia
Minggu, 06 Agu 2023 19:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Film Meg 2: The Trench sebagai sekuel lanjutan dari The Meg (2018) mendapatkan ulasan yang begitu buruk hingga dinilai konyol oleh para kritikus. (Warner Bros. Pictures/Daniel Smith)
"Kekacauan dan kegilaan dari [Wheatley] adalah keberagaman ala kartun yang membosankan, tidak cukup serius untuk bisa menakut-nakuti namun terlalu aneh untuk mengundang tawa," tulis Schager dalam ulasan satirnya di The Daily Beast.
Meski begitu, ulasan bernada positif hadir melalui tulisan Calum Marsh dari New York Times yang mengatakan The Meg 2 hadir lebih baik dari pendahulunya pada 2018 lalu.
"Ini jauh lebih baik daripada pendahulunya dengan menjadi lebih berdarah, lucu, dan lebih bergaya," kata Marsh dalam ringkasan ulasannya di The New York Times.
"Perasaan utama di sini adalah sutradara yang bersenang-senang, sehinga mungkin menjadi alasan mengapa film ini sering kali menghibur, dan kadang-kadang terlihat menyenangkan," sambungnya.
Sementara itu, Liz Shannon Miller dari Consequence tetap memberikan respons positif meskipun ia mempertanyakan arah kebaharuan cerita dari The Meg 2.
"Mencari orisinalitas yang sesungguhnya di Meg 2: The Trench sama bodohnya dengan meminta Jason Statham untuk berbicara dengan aksen Amerika," tulis Liz.
"Namun, seperti Jason Statham, film ini mengetahui apa yang harus mereka kerjakan dan menyampaikannya sesuai dengan level yang telah Anda harapkan," imbuhnya.
Meg 2: The Trench lanjutkan kisah Jason Statham sebagai Jonas Taylor, ahli selam yang terlibat misi penjelajahan bawah laut.
Kali ini, Jonas Taylor bersama timnya berhadapan dengan Megalodon yang lebih banyak dan lebih brutal. Beberapa karakter baru juga diperkenalkan dalam film ini.
Meg 2: The Trench diarahkan oleh Ben Wheatley dengan naskah garapan Jon Hoeber, Erich Hoeber, dan Dean Georgaris. Sekuel ini masih diangkat dari novel The Trench karya Steve Alten terbitan 1999.
Meg 2 kembali dibintangi sejumlah pemeran lama yang bermain dalam film pertama. Seperti Jason Statham, Sophia Cai, Cliff Curtis, hingga Page Kennedy.
Selain itu, beberapa nama lain juga bergabung dalam sekuel tersebut. Sebut saja Wu Jing, Skyler Samuels, Sergio Peris-Mencheta, hingga Sienna Guillory.
Meg 2: The Trench tayang mulai 2 Agustus di bioskop.
Film Meg 2: The Trench sebagai sekuel lanjutan dari The Meg (2018) karya sutradara Ben Wheatley mendapatkan ulasan yang begitu buruk hingga dinilai konyol oleh para kritikus.
Sebagian besar kritikus menilai jalan cerita yang dibangun untuk sekuel film ini hanya dibuat secara serabutan, hingga membuat film ini terasa amat melelahkan untuk ditonton dalam durasi nyaris dua jam penuh.
Berdasarkan laman agregator Rotten Tomatoes pada Jumat (4/8), Meg 2: The Trench bahkan hanya mencetak skor kritikus sebesar 22 persen dari 58 ulasan yang telah dirilis.
Dalam ulasan milik Owen Gleiberman di Variety, The Meg 2 dituliskannya sebagai onggokan sampah beranggaran besar yang amat sepele, dan separuhnya tak masuk akal.
Melalui tulisan tersebut, Gleiberman mengeluhkan penulisan naskah dari Jon Hoeber, Erich Hoeber, dan Dean Georgaris yang dianalogikan seperti mur dan baut yang saling bertaut dengan susah payah.
"Jika Anda ingin tahu bagaimana rasanya film yang ditulis sepenuhnya oleh kecerdasan buatan, tidak perlu mencari lebih jauh-jauh dari The Meg 2," kata Gleiberman.
Ia menyayangkan penulisan naskahnya hingga membuat sang bintang utama Jason Statham terjebak dalam kesan akting yang begitu hampa.
"Materi yang diberikan kepadanya [Jason Statham] tidak sebanding dengan sejauh mana dia sanggup untuk melakukannya," ujar Laffly dalam ulasannya.
Di tengah dialog kaku yang muncul dari skenario buruk, Laffly juga mengeluhkan durasi film yang terlampau lama untuk film ini.
Materi serupa juga dinyatakan dalam ulasan David Rooney di The Hollywood Reporter. Senada dengan Laffly, ia juga mengeluhkan durasi yang amat panjang untuk menonton para hiu purba di film tersebut.
"Meskipun menyenangkan melihat Statham mengayunkan tombak pembunuh hiu dari jet ski, Meg 2 hanya menawarkan kenikmatan sepotong-sepotong," kata Rooney.
"Sekalipun hanya dimaksudkan sebagai hiburan musim panas yang tanpa otak, film ini terlalu panjang dan kurang memuaskan," sambungnya.
Sementara itu dalam ulasan berbintang satu milik Caryn James dari BBC, The Meg 2 dinilai tidak memiliki sebuah identitas.
"The Meg 2 tidak tahu apa identitasnya, selain sebagai film yang mirip dengan film pertamanya, tetapi jauh lebih berantakan," kata James dalam ulasannya di BBC.
Hal yang sama juga diungkap oleh Nick Schager dari The Daily Beast yang kebingungan akan kebiasaan buruk sutradara Ben Wheatley yang masih diteruskan dalam The Meg 2.
Lanjut ke sebelah...
Masih Ada yang Nilai Positif
Film Meg 2: The Trench sebagai sekuel lanjutan dari The Meg (2018) mendapatkan ulasan yang begitu buruk hingga dinilai konyol oleh para kritikus. (Warner Bros. Pictures/Daniel Smith)
"Kekacauan dan kegilaan dari [Wheatley] adalah keberagaman ala kartun yang membosankan, tidak cukup serius untuk bisa menakut-nakuti namun terlalu aneh untuk mengundang tawa," tulis Schager dalam ulasan satirnya di The Daily Beast.
Meski begitu, ulasan bernada positif hadir melalui tulisan Calum Marsh dari New York Times yang mengatakan The Meg 2 hadir lebih baik dari pendahulunya pada 2018 lalu.
"Ini jauh lebih baik daripada pendahulunya dengan menjadi lebih berdarah, lucu, dan lebih bergaya," kata Marsh dalam ringkasan ulasannya di The New York Times.
"Perasaan utama di sini adalah sutradara yang bersenang-senang, sehinga mungkin menjadi alasan mengapa film ini sering kali menghibur, dan kadang-kadang terlihat menyenangkan," sambungnya.
Sementara itu, Liz Shannon Miller dari Consequence tetap memberikan respons positif meskipun ia mempertanyakan arah kebaharuan cerita dari The Meg 2.
"Mencari orisinalitas yang sesungguhnya di Meg 2: The Trench sama bodohnya dengan meminta Jason Statham untuk berbicara dengan aksen Amerika," tulis Liz.
"Namun, seperti Jason Statham, film ini mengetahui apa yang harus mereka kerjakan dan menyampaikannya sesuai dengan level yang telah Anda harapkan," imbuhnya.
Meg 2: The Trench lanjutkan kisah Jason Statham sebagai Jonas Taylor, ahli selam yang terlibat misi penjelajahan bawah laut.
Kali ini, Jonas Taylor bersama timnya berhadapan dengan Megalodon yang lebih banyak dan lebih brutal. Beberapa karakter baru juga diperkenalkan dalam film ini.
Meg 2: The Trench diarahkan oleh Ben Wheatley dengan naskah garapan Jon Hoeber, Erich Hoeber, dan Dean Georgaris. Sekuel ini masih diangkat dari novel The Trench karya Steve Alten terbitan 1999.
Meg 2 kembali dibintangi sejumlah pemeran lama yang bermain dalam film pertama. Seperti Jason Statham, Sophia Cai, Cliff Curtis, hingga Page Kennedy.
Selain itu, beberapa nama lain juga bergabung dalam sekuel tersebut. Sebut saja Wu Jing, Skyler Samuels, Sergio Peris-Mencheta, hingga Sienna Guillory.
Meg 2: The Trench tayang mulai 2 Agustus di bioskop.