Hayao Miyazaki Blak-blakan soal Asal-usul Kaonashi Spirited Away

CNN Indonesia
Jumat, 09 Jan 2026 19:15 WIB
Hayao Miyazaki blak-blakan mengenai asal usul salah satu karakter ikonis yang menarik perhatian penonton dalam Spirited Away.
Hayao Miyazaki blak-blakan mengenai asal usul salah satu karakter ikonis yang menarik perhatian penonton dalam Spirited Away. (dok. Studio Ghibli)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hayao Miyazaki blak-blakan mengenai asal usul salah satu karakter ikonis yang menarik perhatian penonton dalam Spirited Away. Selain Chihiro dan Haku, Kaonashi atau No-Face jadi karakter favorit penonton.

No-Face adalah roh kesepian yang mulai mengikuti Chihiro Ogino setelah tertarik pada ketulusannya. Miyazaki pun mengungkapkan detail mengenai karakter itu setelah Spirited Away ditayangkan di Jepang setelah Tahun Baru.

Lihat Juga :
20 Tahun Spirited Away
Review Film: Spirited Away

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada banyak orang seperti No-Face di sekitar Anda... Saya percaya ada orang di mana-mana yang bergantung pada orang lain tetapi tidak memiliki jati diri sendiri," kata Miyazaki seperti diberitakan Screen Rant pada Rabu (7/1). 

Pernyataan itu pun membuat salah satu pertanyaan paling mendesak tentang Spirited Away, detail karakter No-Face, akhirnya telah terjawab.

Ini bukan kali pertama Miyazaki buka suara soal Kaonashi. Ia pada 2024 berbagi penjelasan serupa.

[Gambas:Video CNN]

"Ada banyak orang seperti No-Face di tengah-tengah kita... Mereka adalah tipe orang yang bergantung pada orang lain tetapi tidak memiliki jati diri. Mereka ada di mana-mana," demikian yang awalnya dibagikan oleh jaringan tersebut atas nama Miyazaki.

Selama bertahun-tahun, sejak Spirited Away dirilis, teori-teori mengenai identitas No-Face sangat banyak. Karakter ini menjadi bagian ikonis dari Studio Ghibli, dan ketenaran No-Face tumbuh dalam dekade terakhir.

Wajah tanpa ekspresi dan sosoknya yang menakutkan telah memicu banyak konspirasi.

Desain No-Face cukup sederhana sehingga dapat mengambil karakteristik dari orang-orang di sekitarnya karena ia awalnya benar-benar tembus pandang.

Spirited Away memperjelas bahwa karakter tersebut sangat menyukai pujian. Setelah dijamu dan dipuji, No-Face merangkul keangkuhannya sebelum Chihiro memberinya pelajaran berharga.

Film tersebut kemudian menyoroti No-Face terus membayang-bayangi Chihiro saat ia belajar dari gadis muda itu, dan akhirnya mengakhiri film di sisi Zeniba.

Selama bertahun-tahun, misteri seputar No-Face telah membuat penggemar Studio Ghibli terus menebak-nebak, tetapi komentar Miyazaki yang muncul kembali seharusnya mengakhiri semua spekulasi tersebut.

Pada akhirnya, No-Face bukan lah dewa. Ia sama seperti manusia, dan pada akhirnya, itu yang membuat ikon anime ini begitu kuat.

Spirited Away menceritakan pengalaman magis Chihiro setelah kedua orang tuanya berubah menjadi binatang. Hal itu bermula ketika Chihiro dan kedua orang tuanya sedang dalam perjalanan menuju rumah baru.

Namun, mereka terhenti di sebuah tempat yang amat menggoda dan permasalahan pun dimulai.

Spirited Away merupakan salah satu karya terbaik dari Studio Ghibli dan menjadi film terlaris di Jepang sepanjang sejarah. Film ini bahkan memenangkan Film Animasi Terbaik pada Oscar 2003.

(chri)