Pihak pemerintah memperbolehkan para imigran mengajukan perlindungan dari deportasi dan izin bekerja selama 18 bulan. Setelah 18 bulan, Sekretariat Departemen Keamanan AS akan menilai apakah perlindungan tersebut sebaiknya diperpanjang atau tidak.
Penilaian akan didasarkan pada tingkat epidemi Ebola di Afrika Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demi mencegah adanya migrasi besar-besaran, warga negara Afrika Barat yang tiba di AS setelah hari Kamis (20/11) dianggap tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan status perlindungan.
Layanan Imigrasi dan Kewarganegaraan AS memperkirakan ada sekitar 8.000 orang yang memenuhi syarat untuk mengajukan permohonan.
"Respon Ebola di sini telah dikedepankan dan menjadi pusat perhatian di pemerintahan AS tingkat tinggi," ujar juru bicara Departemen Keamanan AS.
Ia melanjutkan, "Penunjukan ini sudah menjadi bagian dari pemantauan secara terus-menerus, evaluasi ulang, dan penilaian kembali dari respon yang tepat."
AS adalah negara yang kerap menyediakan status perlindungan sementara untuk imigran dari negara yang tengah berkonflik, sehingga dianggap terlalu berbahaya bagi mereka jika dipulangkan ke asalnya, contohnya saat gempa bumi dahsyat di Haiti tahun 2010 lalu.