Malaysia Gagalkan Penyelundupan Heroin ke Indonesia

Denny Armandhanu, CNN Indonesia | Selasa, 27/01/2015 18:07 WIB
Malaysia Gagalkan Penyelundupan Heroin ke Indonesia Heroin senilai Rp29 miliar itu diselundupkan ke Malaysia di dalam mebel kayu asal Pakistan. Empat WNI ditahan polisi Malaysia terkait kasus tersebut. (Ilustrasi/Wikipedia)
Semenyih, CNN Indonesia -- Kepolisian Malaysia menggagalkan penyelundupan heroin senilai puluhan miliar yang didatangkan dalam mebel dari Pakistan. Dari Malaysia, barang haram ini juga akan dikirim ke Indonesia. Sebanyak 13 orang ditahan, di antaranya adalah empat orang WNI.

Diberitakan kantor berita Malaysia, Bernama, Selasa (27/1), Wakil Inspektur Jenderal Polisi Noor Rashid Ibrahim mengatakan bahwa heroin seberat 56 kg senilai RM8,4 juta atau lebih dari Rp29 miliar itu ditemukan di kotak khusus dalam mebel yang dirakit di Pakistan.

Mebel itu lalu dikirimkan melalui prosedur ekspor resmi ke Malaysia. Praktik ini terbongkar setelah polisi menyerbu dua tempat di Semenyih, negara bagian Selangor dan menangkap para tersangka.


Dalam penggerebekan pertama di sebuah toko di Semenyih, polisi menemukan heroin yang disembunyikan di 72 titik pada empat lemari kayu. Sebelas orang ditahan dalam penggerebekan pertama, terdiri dari empat pria Pakistan, empat pria Indonesia, dua pria dan satu wanita Malaysia.

Penggerebekan kedua dilakukan di daerah Bandar Sri Tanjung dan menangkap dua pria Pakistan. Di tempat ini, polisi menemukan paket berisi katinon, narkoba dari daun khat.

Para tersangka berusia antara 26-62 tahun dan akan menjalani penyelidikan lanjutan. Noor Rashid mengatakan saat ini polisi masih memburu beberapa anggota sindikat narkoba terkait kasus ini.

"Polisi telah mengawasi sindikat Pakistan ini sejak tahun lalu. Penyelidikan mengungkapkan bahwa beberapa heroin ini akan diselundupkan ke Indonesia lewat laut," kata Noor Rashid. (stu)