Diberitakan RT pada Senin (2/1), tujuh dari sepuluh kota yang paling berpolusi terletak di sekitar Beijing.
Sementara itu, hanya delapan dari 74 kota besar di Tiongkok yang memenuhi standar keamanan udara. Angka ini sudah meningkat dari tahun 2013, di mana hanya tiga kota yang mencapai standar, yaitu Haikou, Lhasa dan Zhoushan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pertengahan Januari lalu, pemerintah Tiongkok menyatakan bahwa polusi di Provinsi Sichuan berasal dari daging babi asap. Menurut pemerintah, level polusi menjadi tak terkontrol karena warga lokal masih terikat dengan tradisi membakar daging babi pada malam Tahun Baru Imlek.
Selain itu, produksi batu bara juga dianggap sebagai salah satu penyumbang polusi di Tiongkok, terutama Sichuan.
Pemerintah Provinsi Sichuan dikabarkan mengalami kepanikan yang lebih ketimbang wilayah lain. Pasalnya, keenam kota dalam teritorial Sichuan masuk daftar tempat terpolusi kabut asap dan batu bara. Sichuan sendiri mengambil porsi 60 persen dari keseluruhan polusi di Tiongkok.
Tantangan terbesar yang dihadapi pemerintah adalah mencari sumber tenaga baru. Sejauh ini, upaya pemerintah baru sebatas menutup pabrik-pabrik. (stu)