"Kami yakin sekarang bahwa ini adalah serangan yang dimotivasi polisi, karena itu ini adalah serangan teroris," kata Thorning-Schmidt, dikutip Reuters, Minggu (15/3).
Menurut polisi, korban tewas di sinagoga ditembak berkali-kali di bagian kepala. Dua polisi juga terluka dalam serangan tersebut, seorang terkena tembak di kaki dan yang lainnya di tangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Duta Besar Perancis Fransois Zimeray yang berada di kafe saat penyerangan terjadi membandingkan insiden kali ini dengan penembakan Charlie Hebdo dan toko di Paris awal Januari lalu yang menewaskan 17 orang.
Presiden Dewan Eropa Donald Tusk menyebut insiden kali ini sebagai "serangan brutal teroris lainnya yang mengincar nilai-nilai fundamental dan kebebasan kita, termasuk kebebasan berekspresi."
Denmark sendiri telah menjadi target serangan setelah karikatur sosok Nabi Muhammad dipublikasikan di majalah negara itu 10 tahun lalu. Vilks menjadi incaran kelompok radikal setelah merilis kartun yang dia sebut Nabi Muhammad pada 2007.
Vilks menerima banyak ancaman pembunuhan dan sejak 2010 telah hidup dibawah perlindungan polisi. Dua tahun lalu, seorang wanita Amerika divonis 10 tahun penjara karena berencana membunuh Vilks. (den)