Wanita Prancis dan Supirnya Diculik di Yaman
Reuters | CNN Indonesia
Selasa, 24 Feb 2015 22:59 WIB
Sanaa, CNN Indonesia -- Seorang pria bersenjata menculik wanita asal Prancis beserta supirnya di Sanaa, Yaman, pada Selasa (24/2) pagi. Sang penculik mencegat wanita dan supirnya yang sedang mengantarnya menuju ke tempat kerjanya.
Seperti yang dikutip dari Reuters, diketahui kalau sang wanita bekerja sebagai konsultan sebuah program sosial pengentasan kemiskinan dari Prancis.
Dalam konferensi pers, presiden Prancis, Francois Hollande, mengatakan kalau sang wanita yang berusia 30 tahun itu bekerja di Bank Dunia.
"Kami berharap mereka dapat dibebaskan segera. Kami akan terus berusaha menemukannya dan melakukan papaun untuk pembebasannya," kata Hollande.
Kondisi keamanan Yaman memang sedang tidak kondusif sejak para militan Houthi menguasai pusat kota pada September 2009.
Selain melakukan pertempuran, mereka juga kerap melakukan aksi kekerasan dengan menculik warga asing untuk meminta tebusan.
(ard/ard)
Seperti yang dikutip dari Reuters, diketahui kalau sang wanita bekerja sebagai konsultan sebuah program sosial pengentasan kemiskinan dari Prancis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi keamanan Yaman memang sedang tidak kondusif sejak para militan Houthi menguasai pusat kota pada September 2009.
Selain melakukan pertempuran, mereka juga kerap melakukan aksi kekerasan dengan menculik warga asing untuk meminta tebusan.
(ard/ard)