Gala Dinner KAA, Istana Suguhkan Cita Rasa Nusantara

Resty Armenia, CNN Indonesia | Rabu, 22/04/2015 19:37 WIB
Untuk Gala Dinner yang digelar di Istana Kepresidenan malam ini, kuliner tradisional seperti sate maranggi , soto ayaman hingga asinan betawi akan disuguhkan. Jamuan yang digelar di halaman yang terletak di antara Istana Negara dan Istana Merdeka ini akan berlangsung pada pukul 20.00 WIB, Rabu (22/4) malam ini. (CNN Indonesia/Resty Armenia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menggelar gala dinner atau jamuan makan malam. Para undangan yang terdiri dari para kepala negara, perwakilan delegasi, dan tamu kehormatan acara Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) itu akan disuguhi aneka makanan bercita rasa Nusantara.

Jamuan yang digelar di halaman yang terletak di antara Istana Negara dan Istana Merdeka ini akan berlangsung pada pukul 20.00 WIB, Rabu (22/4) malam ini.

Berdasarkan daftar menu makanan yang terpajang di meja-meja para undangan, menu pembuka (appetizer) yang akan disuguhkan adalah makanan khas Purwakarta, Jawa Barat, yakni Sate Maranggi.


Bumbu sate maranggi yang terbuat dari kecap, sambal cabai hijau ditambah sedikit cuka lahang (cuka yang terbuat dari aren), serta dilengkapi dengan irisan bawang merah dan tomat segar itu diharapkan mampu menggugah selera para tamu.

Selain sate maranggi, para tamu akan disuguhi Asinan Betawi asli Jakarta. Tak kalah dengan menu sebelumnya, berbagai jenis sayuran yang diasinkan dan diawetkan sepert sawi, kubis, taoge, tahu, selada dalam asinan ini disajikan dalam bumbu kacang yang dicampur cuka dan cabai, ditaburi kacang goreng dan krupuk (khususnya krupuk mie).

Selesai dengan menu awal, para tamu kemudian akan mendapat Soto Ayam Lamongan sebagai sajian sup. Makanan berupa sup ayam dengan kuah yang berwarna kekuningan dan koya ini akan menggoyang lidah para undangan sebelum mencicipi hidangan utama (main course).

Nasi Tumpeng Nusantara didaulat sebagai hidangan utama acara gala dinner ini. Bentuknya yang unik, yakni berupa olahan nasi berwarna kuning beserta lauk-pauk dalam bentuk kerucut, diharapkan mampu membekas di hati para undangan penting tersebut. Sajian ini memang biasanya dibuat pada saat kenduri atau perayaan suatu kejadian penting.

Menu pencuci mulut (dessert) yang disajikan yakni Serabi Bandung. Jajanan pasar tradisional ini nantinya akan disajikan dengan Kunyit Asem Sorbet. Setelah sajian itu, para tamu akan mendapatkan minuman kopi, teh, atau jus jeruk. (stu)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK