Ada Banyak Kokain di Selokan London Ketimbang Kota Eropa Lain

Amanda Puspita Sari, CNN Indonesia | Jumat, 05/06/2015 13:30 WIB
Ada Banyak Kokain di Selokan London Ketimbang Kota Eropa Lain penelitian air limbah telah berkembang pesat menjadi disiplin ilmu yang berpotensi memantau tingkat penggunaan narkoba di populasi kota secara cepat.(Ilustrasi/Thinkstock/nbriam)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah penelitian baru terkait tentang penggunaan kokain di Eropa menunjukkan bahwa selokan-selokan di ibu kota Inggris ini mengandung lebih banyak kokain dibanding kota lainnya di seluruh Eropa.

Mengutip The Independent, penelitian tersebut menunjukkan terdapat 737 mg kokain yang dibuang di selokan London, per 1.000 orang per hari tahun lalu.

Angka tersebut lebih banyak jika dibandingkan dengan selokan di Amsterdam, yang mengandung 716 mg kokain per 1.000 warga kota tersebut. Sementara selokan Kota Antwerp di Belgia mengandung 632 mg kokain.


Meski demikian, Amsterdam menempati posisi pertama untuk jumlah ganja yang ditemukan dalam air limbah. Sementara untuk jumlah ekstasi yang ditemukan di selokan, Inggris menempati posisi keempat.

Namun, sejumlah narkotika lainnya, seperti metamfetamin, amfetamin dan ganja, secara mengejutkan tidak ditemukan di selokan di London. 

Pusat Pemantauan Obat dan Ketergantungan Obat Eropa menyatakan bahwa penelitian air limbah telah "berkembang pesat menjadi disiplin ilmu yang berpotensi memantau tingkat penggunaan narkoba di populasi kota secara cepat."

Untuk menemukan tingkat penggunaan narkoba di kota-kota Eropa, para pakar dari lembaga yang dijalankan oleh Uni Eropa tersebut menggunakan data dari 50 kota, dan mempertimbangkan populasi di masing-masing kota.

Laporan Penggunaan Narkoba di Eropa Tahun 2015 menunjukkan jumlah kokain yang ditemukan di selokan London meningkat secara signifikan pada hari Jumat dan Sabtu, namun menurun drastis pada hari Minggu dan Senin.

Studi ini juga menunjukkan bahwa Inggris merupakan negara dengan tingkat penggunaan kokain tertinggi di kalangan pemuda Eropa.

Temuan ini merupakan bukti pendukung dari laporan Inspektorat Air Minum yang tahun lalu menyatakan bahwa penggunaan kokain di Inggris Raya telah menyebar begitu luas dan mengkontaminasi pasokan air minum. (ama/stu)