Menurut laporan lembaga Syrian Observatory of Human Rights yang dikutip The Guardian, insiden ini terjadi di Kota Mayadeen, provinsi Deir Ezzor, pada Senin (22/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keduanya digantung dekat markas Hisbah atau polisi Syariah. Di tubuh mereka tertempel poster bertuliskan: "Mereka membatalkan puasa tanpa alasan yang diperbolehkan agama."
ISIS yang mendeklarasikan kekhalifahan tahun lalu dan menguasai sebagian Suriah dan sepertiga wilayah Irak. Mereka menerapkan hukum Syariah yang ketat di wilayah-wilayah kekuasaan. (stu)