Dianggap Sekte Keagamaan, Rusia Larang Praktik Yoga

Ranny Utami, CNN Indonesia | Rabu, 01/07/2015 10:53 WIB
Dianggap Sekte Keagamaan, Rusia Larang Praktik Yoga Pemerintah Rusia menempatkan praktik yoga ke dalam praktik pemujaan agama sehingga sejumlah studio akhirnya diminta untuk menutup kelas yoga. (Ilustrasi/Thinkstock/Denis Raev)
Moskow, CNN Indonesia -- Pemerintah Rusia menempatkan yoga ke dalam kegiatan yang berhubungan dengan 'sekte keagamaan'.

Di pusat kota Nizhnevartovsk, pemerintah lokal mengirimkan surat kepada dua studio yang berisi permintaan untuk menutup kelas praktik yoga di sana.

"Meminta untuk mencegah penyebaran sekte keagamaan baru dan pergerakannya," bunyi surat tersebut, menurut pemberitaan Moscow Times, dikutip dari The Independent, Selasa (30/6).


Dua studio tersebut adalah Aura dan Ingara. Keduanya diketahui membuka kelas yoga Hatha, salah satu praktik yoga paling populer di Eropa.Di dalam surat yang dikirimkan, pemerintah lokal mengidentifikasi yoga Hatha sebagai sebuah praktik keagamaan.

"Semua orang jadi takut sekaligus geli," ujar Inga Pimenova, salah satu instruktur yoga di Sekolah Ingara.

Berdasarkan ajaran Hindu, yoga Hatha pertama kali diperkenalkan langsung oleh Dewa Siwa, salah satu dewa dalam agama Hindu. Siwa kemudian menurunkannya kepada murid-murid hingga akhirnya dikenal hingga sekarang.

Pada pekan lalu, ratusan ribu lebih orang di seluruh dunia merayakan Hari Internasional Yoga yang pertama.

Perayaan tersebut sempat menimbulkan kontroversi di India. Pasalnya, politisi Muslim di sana menilai bahwa praktik yoga telah membuat banyak orang memasukkan ajaran Hindu ke kehidupan mereka, yang tentu saja bertentangan dengan ajaran Islam.

Ketika pegiat Muslim di India menuduh pemerintah berkeras mempertahankan elemen Hindu ini melalui Hari Internasional Yoga, anggota dewan dari partai nasionalis Hindu menyarankan kepada setiap Muslim yang menentang yoga seharusnya 'pergi ke laut'.

Sementara itu, praktik yoga mulai meluas di seluruh dunia sekitar abad ke-21. Studi dari Jurnal Yoga 2012 menunjukan bahwa sekitar 8,7 persen populasi di Amerika Serikat atau sekitar 20,4 juta orang telah mempraktikkan yoga ke dalam kehidupan sehari-hari.

Majelis ulama di beberapa negara pernah mengeluarkan fatwa larangan praktik yoga karena mengandung elemen Hindu, seperti Malaysia dan Indonesia. (den)