Dilaporkan CNN, McGrath memaparkan bahwa sesaat setelah insiden itu, Bush segera dilarikan ke sebuah rumah sakit di Portland. Kondisinya kini sangat stabil.
"Kami memperkirakan dia tak akan dirawat di rumah sakit untuk waktu yang lama," kata McGrath, sembari menambahkan bahwa Bush kini harus mengenakan penyangga leher.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebutan "41" disematkan pada Bush merujuk pada statusnya sebagai presiden AS ke-41.
Juni lalu, mantan presiden AS ini baru saja menginjak usia 91 tahun. Di usianya yang senja, Bush tengah bergulat menghadapi penyakit Parkinson yang dideritanya.
Pada 2014, Bush sempat dilarikan ke rumah sakit karena sesak napas. Pada 2012, dia dirawat di rumah sakit selama beberapa bulan karena menderita bronkitis.
Pekan lalu, Bush dan istrinya masih menyempatkan diri menghadiri beberapa acara di Maine yang diselenggarakan oleh pendukung Jeb Bush. (Baca juga: Dana Kampanye Jeb Bush Capai Rp1,3 Triliun dalam 6 Bulan)
Bush menjabat sebagai presiden AS ketika dunia mengalami perubahan besar, yaitu runtuhnya Tembok Berlin dan runtuhnya Uni Soviet.
Salah satu kebijakan internasional Bush yang paling kontroversial terkait dengan kerusuhan di Irak pada 1991 setelah Perang Teluk berakhir. Pada 1991, Bush pernah menyerukan agar rakyat dan militer Irak bersatu untuk meluncurkan kudeta terhadap pemerintahan Saddam Hussein yang dinilai diktator. (ama/stu)