Seperti yang disampaikan kantor berita Reuters, bom mobil bunuh diri pertama terjadi pada Senin malam di pasar kota Baquba, menewaskan sedikitnya 51 orang dan melukai 80 lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok militan ISIS yang menguasai sebagian Irak dan Suriah mengaku berada di balik pengeboman tersebut untuk mengincar warga Syiah. Kurang dari sebulan lalu, serangan serupa terjadi di kota Khan Bani Saad, menewaskan lebih dari 100 orang.
Sebelumnya pada Januari lalu wilayah itu berhasil direbut kembali oleh pasukan pemerintah Irak dan paramiliter Syiah dari tangan ISIS. Namun aktivitas bersenjata ISIS di Diyala masih terus terjadi.
Saat ini pasukan Irak dan militan Syiah berupaya merebut wilayah barat provinsi Anbar. (den)