"Sebanyak 17 stasiun pemantauan air limbah telah mendeteksi (sodium) sianida, dengan tiga diantaranya melebihi standar," kata Bao Jingling dari Badan Perlindungan Lingkunan Tianjin pada konferensi pers, Senin (17/8), dikutip dari China Daily News.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rabu lalu, dua ledakan terjadi di sebuah gudang di kota pelabuhan China, Tianjin. Ledakan kuat dan kebakaran dipicu oleh materi yang mudah terbakar dan bahan kimia berbahaya yang disimpan di gudang. Ledakan pertama memiliki kekuatan yang setara dengan 2,7 ton TNT, lalu kemudian berselang 30 detik disusul ledakan kedua yang setara dengan 19 ton TNT.
Korban tewas akibat ledakan hingga Senin telah mencapai 114 orang, sementara sekitar 95 orang dinyatakan hilang, sebagian besar merupakan petugas pemadam kebakaran. (stu)