Ban juga berjanji akan menguatkan demokrasi di Nigeria setelah pemilihan umum damai yang membuat Presiden Muhammadu Buhari terpilih pada Maret. Pemilu tersebut adalah transisi demokrasi pertama di negara yang memiliki populasi terbanyak di Afrika itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Ban mengatakan bahwa PBB akan bekerja sama dengan Nigeria untuk mengatasi serta melawan terorisme dan ekstremisme. Ban menyerukan pembebasan 200 siswi Chibok yang diculik Boko Haram hampir dua tahun lalu.
"Situasi kemanusiaan di timur laut Nigeria sangat mengkhawatirkan. Kita sedang bekerja dengan rekan kita di lapangan untuk meluaskan operasi kemanusiaan," kata dia.
Selain itu, Ban ikut memperingati empat tahun pengeboman markas PBB di Abuja, yang menewaskan 23 orang, serangan yang diklaim Boko Haram.
Boko Haram kerap melancarkan serangan mematikan demi mendirikan negara Islam di timur laut Nigeria selama enam tahun terakhir. Akan tetapi, setelah dipukul mundur dari wilayah tersebut, Boko Haram kembali menyerang dengan menargetkan sasaran lain, misalnya dengan melakukan pengeboman di pasar-pasar. (stu)