Hingga saat ini, belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri itu. Namun, beberapa pekan terakhir kelompok militan Boko Haram meluncurkan serangkaian serangan serupa.
"Pada jam 7.40 pagi, seorang remaja perempuan berumur 14 tahun meledakkan dirinya di tempat parkir di Damaturu. Enam orang tewas dalam kejadian ini, termasuk pengebom bunuh diri itu," kata juru bicara kepolisian setempat, Toyin Gbadegesin, dikutip dari Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jigawa mengatakan terdapat enam orang terluka parah dan 22 lainnya mengalami luka ringan. Ia mengkonfirmasi jumlah korban tewas yang diungkapkan oleh polisi setempat.
"Saya berada di dalam tempat parkir itu, saya baru naik ke bus ketika mendengar suara ledakan keras. Beberapa polisi datang ke tempat kejadian dan mengevakuasi sejumlah jasad," ujar seorang saksi yang enggan disebutkan namanya kepada Reuters.
Kelompok militan Boko Haram telah melancarkan berbagai serangan mematikan selama enam tahun terakhir di Nigeria. Misi kelompok ini adalah mendirikan negara Islam di timur laut Nigeria.
Setelah dipukul mundur dari wilayah yang mereka ambil alih, kelompok militan tersebut berhasil menyebar dan kembali dengan melakukan penyerangan di sejumlah tempat lain, misalnya dengan meluncurkan pengeboman di pasar-pasar.
Gbadegesin mengungkapkan serangan serupa terjadi tidak lama setelah serangan bom di tempat parkir. Kali ini, gadis berusia 12 tahun meledakkan dirinya di pos keamanan, namun tidak ada korban dalam serangan tersebut. (ama/ama)