Inggris Janji Tampung 20 Ribu Imigran Suriah dalam Lima Tahun

Reuters, CNN Indonesia | Selasa, 08/09/2015 09:08 WIB
Inggris Janji Tampung 20 Ribu Imigran Suriah dalam Lima Tahun Cameron berada di bawah tekanan dari media dan negara Eropa lain untuk membantu imigran yang kini menyebabkan krisis pengungsian terparah di benua Eropa setelah perang Balkan pada 1990-an. (Reuters/Ints Kalnins)
London, CNN Indonesia -- Perdana Menteri Inggris David Cameron berjanji untuk menampung hingga 20 ribu pengungsi Suriah selama lima tahun ke depan, merespons tuntutan banyak pihak yang ingin Inggris membantu imigran yang melarikan diri dari kekacauan di negara mereka.

"Kami mengusulkan Inggris harus memukimkan kembali hingga 20 ribu pengungsi Suriah selama sisa parlemen ini. Dengan demikian, kami akan terus menunjukkan kepada dunia bahwa negara ini adalah negara dengan kasih sayang yang luar biasa," kata Cameron kepada parlemen, Senin (6/9).

Cameron berada di bawah tekanan dari media dan negara Eropa lain untuk membantu imigran yang kini menyebabkan krisis pengungsian terparah di benua Eropa setelah perang Balkan pada 1990-an.


Bahkan surat kabar Inggris yang biasanya menentang peningkatan jumlah imigran, pekan lalu menyerukan Cameron untuk membiarkan lebih banyak pengungsi masuk setelah tersebarnya foto mayat balita Suriah yang terdampar di pantai Turki.

Sekitar 20 ribu pengungsi Suriah yang akan diterima Inggris masih jauh jumlahnya dari yang harus ditanggung oleh negara Uni Eropa lain. Jerman, penerima pengungsi dengan jumlah terbanyak, diprediksi akan didatangi sekitar 800 ribu pengungsi pada tahun ini.

Inggris sejauh ini hanya menampung 216 pengungsi Suriah di bawah skema relokasi PBB. Sekitar 5.000 warga Suriah lainnya yang telah pergi sendiri ke Inggris telah diberikan suaka.

Namun sebuah survei yang diterbitkan pada Senin menunjukkan bahwa kebanyakan orang Inggris tidak ingin lebih banyak pengungsi dari negara-negara yang dilanda perang seperti Suriah dan Libya.

Hanya 40 persen orang yang disurvei oleh ComRes untuk BBC mengatakan Inggris harus membiarkan lebih banyak pengungsi saat ini, dibandingkan dengan 57 persen yang menginginkan jumlah yang sama atau lebih sedikit.

Hampir dua pertiga warga Inggris mengatakan foto balita yang tenggelam di Turki seharusnya tidak mempengaruhi kebijakan migrasi, dan menyulitkan pendekatan yang lebih rasional.

Cameron mengatakan para pengungsi akan diambil dari kamp di Suriah dan negara-negara tetangganya. Sejak 2011, jutaan warga Suriah telah mengungsi akibat perang sipil, dengan lebih dari empat juta berakhir di kamp-kamp pengungsi di negara sekitarnya seperti Turki, Yordania dan Libanon.

"Kami akan terus dengan pendekatan kami mengambil pengungsi dari kamp-kamp dan dari tempat lain di Turki, Yordania dan Libanon," kata Cameron. “Ini memberi pengungsi rute yang lebih langsung dan aman untuk ke Inggris." (stu)