Dilaporkan Reuters pada Selasa (8/9), mengutip ribuan tentara ini ditujukan untuk merebut kembali ibu kota Sanaa dari cengkraman Houthi. Sebelumnya, koalisi ini juga meluncurkan serangan udara di atas Sanaa untuk mengusir Houthi yang telah menguasai kota itu tahun lalu.
"Jumlah tentara koalisi yang telah memasuki Yaman telah meningkat menjadi 10.000," bunyi laporan Al Jazeera dari Saudi selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi berupaya membantu pendukung Presiden Hadi untuk mendorong Houthi keluar dari selatan kota pelabuhan Aden pada Juli lalu. Pertempuran Saudi dengan Houthi dilaporkan menewaskan sekitar 4.500 orang.
Namun, tidak ada perkembangan berarti di daerah lain, seperti pertempuran di Marib dan pusat kota Taiz yang berujung tanpa perubahan berarti.
Harian Saudi, Al-Sharq Al-Awsat, mengutip sumber koalisi, melaporkan bahwa beberapa sekitar 6.000 tentara dari Mesir dan Sudan akan segera bergabung untuk menggempur Houthi di Yaman. Namun, belum ada pejabat pemerintah negara tersebut yang meluncurkan komentar soal hal ini. (ama/ama)