Dalam pernyataan resmi pada Rabu (23/9) yang dikutip CNN tersebut, pihak militer Nigeria juga mengklaim telah menangkap 43 militan, termasuk pemimpin lokal, seperti Bulama Modu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, tentara juga menahan seorang tersangka militan di Desa Wudla yang akhirnya membeberkan nama-nama teroris pelaku serangan di utara Kamerun awal bulan ini.
Pada 3 September lalu, militan Boko Haram melakukan serangan di Pasar Kerawa di Kamerun dan sebuah rumah sakit dekat pangkalan militer. Menurut juru bicara militer Kamerun, Didier Badjeck, sekitar 30 jiwa melayang dan 145 orang lainnya luka-luka akibat serangan tersebut.
Beberapa hari sebelumnya, pasukan berkuda Boko Haram menyerbu ke Desa Baanu, Nigeria, melakukan tembakan membabi buta yang menewaskan 68 orang.
Tak hanya di Kamerun dan Nigeria, Boko Haram juga kerap melancarkan serangan di negara Afrika lain, seperti Niger, Benin, dan Chad.
Boko Haram kerap melakukan serangan bom di pasar, gereja, masjid, dan tempat umum lainnya dalam upaya memberlakukan hukum Syariah ketat di seluruh pelosok Nigeria.
Penculikan merupakan salah satu cara populer yang dilakukan Boko Haram. Salah satu aksi penculikan terbesar Boko Haram terjadi tahun lalu. Sekitar 200 gadis diculik dari sekolah di Kota Chibok. (den)