Diberitakan AsiaOne, Senin (26/10), juru bicara Presiden Benigno Aquino, Herminio Coloma, mengatakan bahwa pemerintah pusat telah menyiagakan kementerian transportasi, lingkungan, ilmu pengetahuan, kesehatan dan beberapa lembaga penanganan bencana alam untuk bersiap menghadapi dampak asap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asap dari kebakaran hutan di Sumatra dan Kalimantan, sekitar 1.200 kilometer jauhnya telah menyelimuti Mindanao dan sebagian besar pusat Filipina, rumah bagi 30 juta penduduk.
Menurut badan cuaca Filipina, angin muson dan Topan Koppu yang menghantam pulau Luzon diperkirakan penyebab asap dari Indonesia terbawa ke Filipina.
Asap yang menyebabkan jarak pandang buruk membuat maskapai Philippine Airlines dan Cebu Pacific membatalkan penerbangan dari Manila ke kota Cotabato, General Santos, Dumaguete dan Tagbilaran. Pembatalan ini menyebabkan ribuan penumpang terlantar dalam 10 hari terakhir. (den)