Media lokal New Orleans, WWL TV, memberitakan bahwa baku tembak terjadi sekitar pukul 19.00 waktu setempat, ketika sekitar 500 orang berkumpul di taman bermain Bunny Firend untuk pembuatan video klip.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gamble mengatakan kepada The Guardian bahwa ambulans sudah membawa 10 orang ke rumah sakit, sementara korban lainnya dilarikan dengan kendaraan pribadi.
Hingga kini, belum diketahui pasti seberapa parah luka para korban dan apa penyebab awal terjadinya penembakan.
Menurut The Guardian, ada dua kelompok besar dalam taman tersebut ketika penembakan terjadi. Satu kelompok merupakan peserta parade di sekitar lokasi, sementara grup lainnya sedang menonton atau berpartisipasi dalam pembuatan video.
Gamble mengatakan bahwa pihak pembuat video tersebut tak mengantungi izin untuk menggunakan taman.
Sebelumnya pada Oktober lalu penembakan di AS terjadi di kampus Oregon, menewaskan 10 orang. AS disebut sebagai negara dengan angka penembakan massa terbanyak di dunia. Upaya Presiden Barack Obama mengendalikan peredaran senjata dilemahkan di parlemen oleh anggota Senat pro-senapan yang telah dilobi ketat oleh produsen senjata api. (den)