Diberitakan Reuters, Nola yang hidup di San Diego Zoo Safari Park mati akibat infeksi bakteri dan penyakit penuaan. Badak berusia 41 tahun menurun kondisinya setelah dilakukan operasi radang panggul yang menyebabkan infeksi pada 13 November lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nola adalah hewan favorit di kebun binatang tersebut. Selain bobotnya yang besar, Nola dicintai staf kebun binatang karena jinak dan senang dipegang punggungnya.
Badak putih utara dinyatakan punah di alam liar pada tahun 2008 karena perburuan cula yang diyakini memiliki khasiat medis. Cula dihargai mahal di pasar gelap, terutama di China.
Nola adalah badak putih satu-satunya yang ada di bagian bumi barat. Tiga badak putih lainnya berada di penangkatan Ol Pejeta di Kenya. Badak putih jantan saat ini berada dalam perlindungan pasukan bersenjata dan culanya telah dipotong.
Nola lahir di alam liar Sudan, ditangkap saat berusia 2 tahun dan dipindahkan ke AS dari kebun binatang Ceko pada tahun 1989.
Peneliti saat ini mencoba mengembakbiakkan embrio badak putih utara di rahim badak putih selatan yang saat ini berjumlah kurang dari 20 ribu. (den)