“Ketika Anda dapatkan para teroris ini, Anda harus mengambil orang tua mereka,” kata Trump di Fox News, Rabu (2/12). “Mereka [keluarga] peduli pada nyawa mereka, jangan bohongi diri Anda.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komentar Trump tentang keluarga militan ISIS muncul sehari setelah Libanon membebaskan mantan istri pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, dan jihadis lain yang dipenjara dalam pertukaran dengan al-Qaidah cabang Suriah, Front Nusra.
Saja al-Dulaimi, mantan istri Baghdadi, mengatakan kepada Al Jazeera setelah dibebaskan bahwa dia ingin kembali ke Beirut dan kemudian berangkat ke Turki.
Sementara itu, Trump bertarung agar bisa kelaur menjadi calon presiden dari Partai Republik. Dalam sebuah jajak pendapat yang dilakukan Reuters/Ipsos, pengusaha real estate itu menerima dukungan sebesar 29 persen.
Pemilih juga mengatakan dalam jajak pendapat bahwa Trump adalah kandidat terbaik untuk menangani terorisme. Trump telah mengkritik strategi Presiden Barack Obama untuk memerangi ISIS, mengatakan pada Rabu bahwa Obama "tidak tahu apa yang dia lakukan."
"Saya akan mengalahkan ISIS," tegas Trump. (stu)