Hal ini disampaikan oleh jaksa penuntut umum Cologne Ulrich Bremer seperti dikutip The Independent, Senin (15/2), yang mengatakan bahwa ketiga orang tersebut terdiri dari dua warga Suriah dan seorang warga Irak. Mereka tergabung dalam imigran yang baru datang ke Jerman.
Rumor ini memicu demonstrasi besar di Jerman, mendesak Kanselir Angela Merkel menutup pintu bagi para imigran. Jerman adalah negara yang menampung pengungsi terbanyak di Eropa. Tahun lalu ada sekitar satu juta pengungsi masuk ke Jerman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum ada satupun dari para terduga pelaku yang didakwa, terutama karena minimnya bukti. Rekaman CCTV berdurasi 600 jam tidak menunjukkan bukti penguat keterlibatan para imigran.
Hal ini dikuatkan oleh pernyataan Kepala Polisi Cologne Jurgen Mathies yang mengatakan teknik menggiring wanita dan memisahkan mereka dari rombongan tidak datang dari negara-negara para imigran yang menurutnya "tidak akrab dengan perilaku seperti itu."
Tuduhan perkosaan, kata Ramdani, adalah cara yang digunakan sejak bertahun lampau, salah satunya dilakukan oleh tentara Nazi terhadap warga Yahudi di Cologne. Sebanyak 11 ribu Yahudi Cologne dibantai dalam kepemimpinan Nazi saat itu. Cara seperti ini kini digunakan oleh kelompok sayap kanan Neo-Nazi, Pegida, yang anti-Islam. (den)