Diberitakan Reuters, juru bicara militer AS mengatakan bahwa serangan itu untuk mengincar militan senior ISIS asal Tunisia yang merupakan dalang serangan di Tunisia tahun lalu.
Walikota Sabratha, Hussein al-Thwadi, mengatakan kepada Reuters, jet AS menyerang pada pukul 3.30 pagi, menghancurkan bangunan di distrik Qasr Talil tempat para pekerja asing tinggal. Dia mengatakan 41 orang terbunuh dan enam lainnya terluka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
New York Times melaporkan bahwa serangan AS pada Jumat itu mengincar militan senior ISIS asal Tunisia bernama Noureddine Chouchane yang diyakini terlibat dalam dua penembakan di Tunisia.
Sejak pemimpin Libya Muammar Gaddafi digulingkan tahun 2011, negara Afrika utara itu kian dilanda kekacauan dengan perebutan kekuasaan dua kubu di pemerintahan yang masing-masing didukung militan bersenjata.
Bantuan internasional ke Libya sulit didatangkan karena pemerintahan yang terpecah.
November tahun lalu, AS melancarkan serangan udara ke wilayah Derna di Libya untuk mengincar Abu Nabil atau yang dikenal juga dengan nama Wissam Najm al Zubaydi, komandan ISIS asal Irak. (den)