Pernyataan Nieto ini sekaligus menampik janji kandidat calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump. Jika dia terpilih, Trump berjanji akan membangun tembok di sepanjang perbatasan untuk menghalau imigran Meksiko, yang menurutnya hanya menjadi pelaku kriminal dan pemerkosa di AS.
Trump juga berjanji akan memaksa Meksiko membiayai pembangunan tembok tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nieto menyinggung soal gaya kampanye Trump, yang menurutnya melontarkan sejumlah "solusi sederhana yang sangat mudah untuk masalah yang jelas tidak mudah untuk dipecahkan."
Mussolini dan Hitler
Menurut Nieto, retorika Trump dalam berbagai kampanyenya tak ubahnya seperti retorika sejumlah diktator dunia, seperti Benito Mussolini maupun Adolf Hitler.
"Begitulah cara Mussolini masuk, itulah bagaimana Hitler masuk, mereka mengambil keuntungan dari situasi, dari berbagai masalah, yang dihadapi manusia saat itu, setelah krisis ekonomi," ujar Nieto.
"Dan saya pikir apa yang (mereka) kemukakan berakhir dengan apa yang sudah kita ketahui dari sejarah, kemarahan global. Kami tidak ingin itu terjadi di belahan dunia mana pun," kata Nieto.
Mantan presiden Meksiko, Felipe Calderon dan Vicente Fox juga membandingkan Trump dengan Hitler.
Meski mengkritik Trump, Nieto menekankan bahwa pemerintahannya akan berusaha untuk mencapai kesepakatan dan mempertahankan hubungan dengan siapa pun yang terpilih sebagai presidenan AS. (ama)