"Meski ini mungkin bukan tahun yang penuh pesan harapan dan optimistis tentang masa depan kita, saya masih tetap berharap dan optimistis tentang Amerika," katanya kepada para pendukungnya di negara bagian Florida pada Selasa (15/3), dikutip dari Reuters.
"Meski kita di pihak yang benar tahun ini, tapi mungkin kita bukan di pihak yang menang," kata Rubio kepada para pendukungnya di Miami, dikutip dari CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga berita ini ditulis, Trump memuncaki perolehan dukungan di empat negara bagian, kecuali Ohio yang dimenangkan oleh John Kasich. Di Ohio, Kasich berhasil mendulang 43 persen suara, sementara Trump hanya 35,2 persen, dari estimasi 22 persen suara yang masuk.
Kekalahan Trump di salah satu dari lima negara bagian ini diperkirakan akan memberikan harapan baru bagi pendukung Partai Republik yang tidak menyukai Trump, dan berharap Trump tidak mendapatkan dukungan 1.237 delegasi yang dia butuhkan untuk memenangkan nominasi capres pada konvensi partai Juli mendatang.
"Mereka sudah menelepon. Tokoh-tokoh besar di partai sudah menelepon," katanya dalam program "Today" di stasiun televisi NBC.
Dengan memenangi Florida, Trump akan memenangi 99 delegasi di negara bagian tersebut, sehingga memberikan dukungan yang signifikan terhadap pencalonannya.
Pengunduran diri Rubio mengikuti jejak Jeb Bush pada akhir Februari lalu. Kini, Kasich dan Cruz menjadi rival terbesar Trump.
Sementara dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, memuncaki dukungan dalam perhitungan suara di lima negara tersebut, unggul dari rivalnya, Bernie Sanders. Namun, belum ada hasil final karena perhitungan suara belum rampung. Di negara bagian Missouri, misalnya, perhitungan suara yang masuk baru empat persen. (ama)