Menurut keterangan dari kantor kepresidenan Perancis, jajaran kabinet yang turut hadir dalam rapat tersebut adalah Perdana Menteri, Manuel Valls; Menteri Dalam Negeri, Bernard Cazeneuve; dan Menteri Pertahanan, Jean-Yves Le Drian.
Seperti dilansir Reuters, Cazeneuve mengatakan bahwa Perancis akan menerjunkan 1.600 personel polisi tambahan di jalur transportasi publik dan daerah perbatasan dengan Belgia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abdeslam merupakan satu-satunya tersangka serangan Paris yang berhasil ditangkap dalam keadaan hidup. Pengacara Abdeslam mengatakan bahwa kliennya akan bekerja sama dengan penyidik kepolisian dan memberikan informasi berharga tentang jaringan militan di balik serangan yang menewaskan 130 orang itu.
Kini, kepolisian juga sudah menaikkan tingkat keamanan untuk mencegah serangan balas dendam di kedua ibu kota negara yang berjarak 315 kilometer dengan perbatasan terbuka tersebut.
Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris, David Cameron, juga mengatakan bahwa negaranya siap melakukan apapun untuk membantu Brussels.
"Saya terkejut dan sangat prihatin dengan kejadian di Brussels. Kami akan melakukan apapun untuk membantu," ujar Cameron melalui akun Twitter pribadinya tak lama setelah ledakan terjadi. (stu)