AS dan Negara Teluk Sepakat Adang Senjata dari Iran ke Yaman
Amanda Puspita Sari | CNN Indonesia
Kamis, 21 Apr 2016 14:41 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Amerika Serikat dan Dewan Kerja Sama Teluk, GCC, sepakat berpatroli bersama untuk menghentikan pengiriman senjata Iran ke Yaman.
Dilaporkan Al-Arabiya, Sekretaris Jenderal GCC, Abdullatif al-Zayani pada Rabu (20/4) mengungkapkan kesepakatan ini dalam konferensi pers di Riyadh bersama dengan Menteri Pertahanan AS, Ash Carter usai pertemuan antara Carter dengan para menteri pertahanan dari Kuwait, Qatar, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Oman.
Iran selama ini membantah tuduhan penyelundupan senjata ke Yaman, yang kerap dilontarkan oleh negara-negara Teluk. Iran diduga membantu persenjataan kelompok pemberontak Syiah Houthi di Yaman.
Carter mendesak negara-negara Teluk berbuat lebih banyak untuk memerangi ISIS. Dalam kesempatan itu, Carter juga menegaskan kembali komitmen AS terhadap stabilitas keamanan di kawasan Teluk.
Carter juga berjanji AS akan melanjutkan upaya untuk menanggapi pelanggaran keamanan yang dilakukan Iran di wilayah tersebut.
Para menteri pertahanan negara-negara Teluk mengadakan pertemuan menjelang KTT GCC dengan Presiden AS, Barack Obama pada Kamis (21/4).
Obama akan tiba di Riyadh pada Rabu untuk bertemu dengan Raja Salman dan sejumlah pejabat tingkat tinggi Saudi.
Kedua belah pihak akan berkonsultasi soal konflik di Yaman dan Suriah. Gencatan bersenjata saat ini sudah diterapkan di kedua negara itu. (ama/den)
Dilaporkan Al-Arabiya, Sekretaris Jenderal GCC, Abdullatif al-Zayani pada Rabu (20/4) mengungkapkan kesepakatan ini dalam konferensi pers di Riyadh bersama dengan Menteri Pertahanan AS, Ash Carter usai pertemuan antara Carter dengan para menteri pertahanan dari Kuwait, Qatar, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Oman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Carter juga berjanji AS akan melanjutkan upaya untuk menanggapi pelanggaran keamanan yang dilakukan Iran di wilayah tersebut.
Para menteri pertahanan negara-negara Teluk mengadakan pertemuan menjelang KTT GCC dengan Presiden AS, Barack Obama pada Kamis (21/4).
Obama akan tiba di Riyadh pada Rabu untuk bertemu dengan Raja Salman dan sejumlah pejabat tingkat tinggi Saudi.
Kedua belah pihak akan berkonsultasi soal konflik di Yaman dan Suriah. Gencatan bersenjata saat ini sudah diterapkan di kedua negara itu. (ama/den)