Seperti dikutip AFP, Sabtu (23/4), nama tiga anak Sharif muncul dalam bocoran dokumen perusahaan hukum Mossack Fonseca di Panama. Bocoran dokumen itu mengungkapkan kekayaan tersembunyi para konglomerat dunia, sekaligus modus pengemplang pajak dan pencucian uang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sharif menyerukan penyelidikan atas bocoran tersebut. Pada Jumat kemarin dalam sebuah siaran televisi, Sharif membantah adanya penyimpangan yang dilakukan keluarganya.
Menurut Sharif, ihwal harta di luar negeri miliknya telah diselidiki dua kali di pemerintahan Pervez Musharraf.
Dia bahkan telah membentuk komisi yudisial yang diketuai pada hakim yang telah pensiun untuk menyelidiki tuduhan terhadap dirinya.
"Jika tuduhan terhadap saya dan keluarga saya terbukti, saya akan mengundurkan diri tanpa menunda lagi," kata Sharif.
Sharif tengah mendapatkan tekanan dari masyarakat terkait tudingan Panama Papers tersebut. Pekan lalu, seorang tidak dikenal bahkan melelang Sharif di eBay. Di situs itu, Sharif disebut sebagai PM "tidak berguna" dan laku dilelang hingga US$90 ribu. (den)