Diberitakan AFP, Jumat (23/4), Abbas mengatakan pendudukan Israel di Palestina, "telah menghancurkan lingkungan di negara itu". Abbas dalam acara penandatangan kesepakatan nuklir yang dilakukan 175 negara itu meminta bantuan dunia untuk menghentikan tindakan Israel yang merusak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi pernyataan tersebut, Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, menuduh Abbas telah menunggangi PBB untuk menyerang Israel.
"KTT Iklim seharusnya merupakan bentuk persatuan global demi masa depan planet. Sayangnya, Presiden Abbas mengeksploitasinya di panggung internasional untuk menyesatkan komunitas internasional," kata Danon.
Sebelumnya pada Kamis, Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki, mengatakan upaya mereka untuk mewujudkan resolusi PBB demi menghentikan pembangunan permukiman ilegal Israel dihentikan sementara agar fokus pada inisiatif iklim yang diperoleh dalam KTT Desember lalu.
Perundingan damai antara Israel dan Palestina telah mandek sejak April 2014. Terhentinya upaya perdamaian dengan target solusi dua negara akibat Israel yang masih saja membangun permukiman Yahudi di wilayah Tepi Barat. (den)