Tes Rudal Korut Sebuah Pesan untuk AS dan Korsel

Susetyo, CNN Indonesia | Minggu, 24/04/2016 14:04 WIB
Tes Rudal Korut Sebuah Pesan untuk AS dan Korsel Rudal milik Korea Utara yang ditembakkan beberapa waktu lalu ( REUTERS/KCNA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Korea Utara sukses melepaskan rudal balistik dari kapal selamnya di Pantai Timur Semenanjung Korea. Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Su Yong membenarkan test tersebut dan sebagai bentuk peringatan ke Amerika Serikat.

Dia mengatakan negaranya siap untuk menghentikan tes nuklirnya jika Amerika Serikat menunda atau bahkan berhenti melakukan latihan bersama dengan Korea Selatan.

Seperti dikutip dari Belfasttelegraph, Yong  juga membela hak negaranya untuk mempertahankan penangkal nuklir dan memperingatkan bahwa Pyongyang tidak akan gentar dengan sanksi internasional.


Ri Su Yong dipegang teguh prinsip negaranya mengembangkan nuklir untuk tindakan membela diri dan membantah tudingan pihak Amerika Serikat.

Tetapi pada saat yang sama, ia menyarankan agar AS menangguhkan latihan militer dengan Seoul bisa membuka pintu untuk perundingan dan ketegangan berkurang.

"Jika kita terus di jalan konfrontasi, ini akan menyebabkan bencana, tidak hanya bagi kedua negara tapi untuk seluruh seluruh dunia juga," katanya kepada The Associated Press dalam misi diplomatik negara itu untuk PBB.

Dia menambahkan "Ini benar-benar penting bagi pemerintah Amerika Serikat untuk menarik kebijakan bermusuhan terhadap DPRK (Republik Demokratik Rakyat Korea) dan sebagai ungkapan ini menghentikan latihan militer, latihan perang, di Semenanjung Korea. Kemudian kami akan merespon juga. "

"Hentikan latihan perang nuklir di Semenanjung Korea, maka kita juga harus berhenti tes nuklir kami," katanya menegaskan.

Komentarnya datang beberapa jam setelah Korea Utara melakukan uji coba penembakan rudal balistik dari sebuah kapal selam.

(tyo)