"Saya menganggap Donald Trump seorang pria yang menanamkan banyak dalam kebijakan yang menakutkan," katanya, dikutip dari Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemimpin negara Eropa lainnya, Kanselir Jerman Angela Merkel, menyebut kebijakan immigrasi Trump "gila," dan menolak berkomentar soal Trump.
"Saya berkonsentrasi penuh pada tugas saya di tahun 2016, yang membuat saya cukup sibuk," katanya dalam konferensi pers bersama Obama di Jerman.
Trump sebelumnya menyatakan bahwa krisis pengungsi bisa memicu revolusi dan bahkan akhir dari Eropa.
Sekitar satu juta imigran, yang melarikan diri Suriah, Irak, Afghanistan dan negara-negara konflik lain di Timur Tengah, Asia dan Afrika telah berdatangan ke Eropa melalui Yunani sejak tahun lalu.
Sebagian besar arus pengungsi di Eropa ditampung di Jerman, yang dinilai sebagai negara yang paling ramah terhadap pengungsi. Negara tetangga Suriah, Turki kini menjadi pusat tempat pengungsian dengan total 2,7 juta pengungsi asal Suriah. (ama)