"Penyitaan narkotika terbesar dalam sejarah. Pukulan bagi para kriminal," kata Presiden Kolombia, Juan Manuel Santos dalam akun Twitter miliknya, Minggu (15/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Pertahanan Kolombia, Luis Carlos Villegas, meyatakan bahwa kokain itu milik kelompok bersenjata Klan Usuga yang terkenal. Amerika Serikat menjanjikan menawarkan hadiah sebesar US$5 juta (Rp66 miliar) untuk penangkapan pemimpin kelompok itu.
Menurut data dari PBB, Kolombia merupakan salah satu negara produsen kokain terbesar, dengan produksi kokain mencapai 442 ton tahun.
Penyitaan narkotika dalam jumlah besar juga dilakukan pihak berwenang Kolombia pada 2015, dengan menyita 252 ton narkotika. (ama)