Pernyataan itu dikeluarkan pada Kamis (21/7), bersamaan dengan pengepungan Manbij yang terus berlangsung. Dewan Militer Manbij mengatakan mereka akan membiarkan militan ISIS meninggalkan kota itu dengan senjata ringan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SDF bulan lalu dengan cepat menguasai wilayah di sekeliling Manbij, namun perebutan kota itu sendiri berjalan lamban. Sekitar 70 ribu warga sipil diperkirakan terjebak di Manbij, dan ISIS menggunakan mereka sebagai tameng hidup. Serangan ke kota pun dilakukan dengan sangat berhati-hati.
Meski begitu, sebanyak setidaknya 56 warga sipil tewas dalam serangan udara yang diduga dilancarkan oleh pasukan koalisi pimpinan AS. (stu)